Polda Jateng Capai 92,6 Persen Skrining TB Paru Bhabinkamtibmas, Perkuat Program TOSS TB hingga Tingkat Desa

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Polda Jawa Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis (TB) melalui inovasi Polda Jateng TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining TB Paru terhadap seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polda Jateng yang berlangsung pada 2 hingga 9 Juni 2026 di 35 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Polres/ta/tabes jajaran. Program yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Biddokkes Polda Jateng, fungsi Binmas, Sie Dokkes Polres, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, serta Puskesmas setempat tersebut mencatat capaian yang sangat signifikan.

Dari total 4.666 personel Bhabinkamtibmas di wilayah Jawa Tengah, sebanyak 4.322 personel atau 92,6 persen telah menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining TB Paru.

Dalam keterangannya Kabiddokkes Polda Jateng KBP drg. Agung Hadi Widjanarko, Sp.BM., MARS., FisQua menjelaskan bahwa tingginya capaian skrining tersebut menunjukkan komitmen kuat Polda Jateng dalam memastikan kesiapan personel Bhabinkamtibmas sebelum diterjunkan sebagai Tracer TB Paru di tengah masyarakat.

“Capaian skrining sebesar 92,6 persen ini menunjukkan keseriusan Polda Jateng dalam membangun sistem deteksi dini yang kuat. Sebelum para Bhabinkamtibmas menjalankan tugas sebagai Tracer TB Paru, kami harus memastikan terlebih dahulu bahwa mereka berada dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit Tuberkulosis sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kabiddokkes. Jumat (12/6)

Baca Juga :  Fauka Noor Farid Ingatkan masyarakat Indonesia Jangan Mudah Terhasut

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru dalam rangka HUT Bhayangkara ke 80 ini akan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, kesehatan mereka harus menjadi prioritas. Melalui skrining ini kami dapat melakukan deteksi dini, penanganan cepat, dan tindak lanjut yang tepat apabila ditemukan indikasi TB Paru,” tambahnya

Kabid Dokes menjelaskan bahwa Program Polda Jateng TOSS TB Paru merupakan inovasi yang memberdayakan Bhabinkamtibmas sebagai Tracer TB untuk membantu menemukan kasus secara dini, melakukan tracing kontak erat, memberikan edukasi kepada masyarakat, mendampingi pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, serta melaksanakan pelaporan secara terintegrasi dengan fasilitas kesehatan.

Dengan capaian skrining yang telah mencapai lebih dari 92 persen tersebut, Polda Jateng optimistis program TOSS TB akan semakin memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis di Jawa Tengah, sekaligus mendukung target nasional eliminasi TB pada tahun 2030.

Baca Juga :  Edy Warga Semarang Menduga Dalang Perusakan Tembok Rumah Adalah S

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa capaian skrining yang mencapai lebih dari 92 persen menunjukkan komitmen kuat Polda Jateng dalam mendukung program kesehatan masyarakat melalui pendekatan yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Keberhasilan pelaksanaan skrining terhadap 4.322 Bhabinkamtibmas ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memperkuat Program Polda Jateng TOSS TB. Dengan memastikan para Bhabinkamtibmas sehat dan siap bertugas sebagai Tracer TB, kami optimistis upaya deteksi dini, edukasi, serta pendampingan masyarakat dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” ujar Kombes Pol. Artanto.

Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri yang dekat dengan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membantu pemerintah mempercepat penemuan kasus dan memutus rantai penularan Tuberkulosis.

“Program ini menunjukkan bahwa Polri hadir mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan kesehatan. Melalui sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat, kami berharap target eliminasi TB tahun 2030 dapat tercapai serta terwujud Jawa Tengah yang lebih sehat dan produktif,” pungkasnya.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Pasar Tradisional untuk Pedagang dan Masyarakat
Wali Kota Semarang Naik Kereta Kencana Meriahkan Puncak Kirab Gunungan
Polda Jateng Tindak Tegas Pelaku Alih Fungsi Lahan Pangan Berkelanjutan Demi Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Mahasiswa USM Buktikan Jamu Tetap Kekinian Lewat Festival DJ
Seratus Hari Kerja: Polsek Pedurungan Genjot Keamanan dan Sinergi Warga
Penganiayaan Siswa SMA Semarang: Korban Dioperasi, Keluarga Lapor ke Polrestabes
Layanan Administrasi di Manyaran Terkesan Dipersulit, Ketua RT/RW Diduga Tolak Tandatangan Warga 
Jalan Wolter Monginsidi Pedurungan Saksi Dugaan Pengeroyokan: Korban Cacat Fisik Alami Luka Kembali

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:14 WIB

Polda Jateng Capai 92,6 Persen Skrining TB Paru Bhabinkamtibmas, Perkuat Program TOSS TB hingga Tingkat Desa

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:28 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Pasar Tradisional untuk Pedagang dan Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:27 WIB

Wali Kota Semarang Naik Kereta Kencana Meriahkan Puncak Kirab Gunungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:41 WIB

Polda Jateng Tindak Tegas Pelaku Alih Fungsi Lahan Pangan Berkelanjutan Demi Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:01 WIB

Mahasiswa USM Buktikan Jamu Tetap Kekinian Lewat Festival DJ

Berita Terbaru