Ketum RPK-RI Kritik Lambatnya Pemulihan Kerugian Dana APBD Jateng

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum RPK-RI, Susilo.

Ketua Umum RPK-RI, Susilo.


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Ketua Umum RPK-RI, Susilo, melontarkan kritik tajam terkait lambatnya penanganan dugaan penyimpangan dana APBD Jawa Tengah yang mencapai Rp96,2 miliar. Menurutnya, baru sekitar Rp44,3 miliar yang dikembalikan hingga akhir 2025, sehingga separuh lebih atau sekitar Rp51,9 miliar masih tertahan di tangan pihak yang tidak berhak.

“Uang itu adalah hak rakyat yang dikumpulkan dari pajak dan hasil kekayaan alam Jawa Tengah, bagaimana bisa dibiarkan begitu saja belum kembali sepenuhnya?” tegas Susilo dengan nada kecewa. Minggu (19/7/2026).

Baca Juga :  Belum Kantongi Izin, Minyak Goreng 'Emas Kita' Sudah Beredar di Batang dan Pekalongan

Ia menilai hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan keberanian menindak sejak awal. Atas dasar itu, Susilo meminta Aparat Penegak Hukum serta Inspektorat Provinsi Jawa Tengah tidak lagi berjalan di tempat, melainkan segera mengeksekusi langkah konkret, diantaranya:

1. Melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh daftar penerima hibah Pemprov Jateng periode 2023–2026.
2. Memverifikasi ulang bukti pelaksanaan dan mencocokkan kesesuaian dokumen dengan fakta di lapangan.
3. Mengusut tuntas dugaan suap, komisi, serta peran perantara yang memfasilitasi penyimpangan.
4. Menuntut pengembalian utuh kerugian daerah dan menjatuhkan sanksi berat, baik administratif maupun pidana, bagi yang bersalah.

Baca Juga :  Optimalkan Aset, KPH Semarang Sewakan Sebagian Lahan Kantor untuk Parkir Pelajar SMK

Susilo juga mengkritik minimnya keterbukaan informasi. DPP RPK-RI mendesak DPRD Jateng dan Inspektorat segera membuka akses dokumen lengkap kepada publik.

“Rakyat berhak tahu siapa yang menerima berapa, untuk apa, dan bukti nyata apa yang sudah dihasilkan. Jangan sampai dana publik dimainkan tanpa pertanggungjawaban yang jelas,” kritiknya.

Vio Sari

Editor : Heri

Berita Terkait

Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Bambankerep Lomba Catur Pererat Persaudaraan
Galian C Diduga Ilegal Rowosari Beroperasi Belasan Tahun, Polda Jateng Dipertanyakan
Perhutani KPH Semarang Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Sarana TK Tunas Rimba II Gablog
Kasus Pengrusakan Rumah di Semarang Timur Berlarut Setahun, Permohonan SP2HP di Polrestabes Diabaikan?
Dit Resnarkoba Polda Jateng Ungkap Penyalahgunaan Sabu di Atas Perahu, Tiga Pria Diamankan di Demak
Dit Resnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu Sistem Tempel di Klaten-Boyolali, Residivis Kembali Dibekuk
Tanah Warisan Orang Tua Terindikasi Diserobot, Wardi Minta BPN Kota Semarang dan Polisi Telusuri
Kembali Marak, Judi Togel di Semarang Disorot Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:53 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Bambankerep Lomba Catur Pererat Persaudaraan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:09 WIB

Ketum RPK-RI Kritik Lambatnya Pemulihan Kerugian Dana APBD Jateng

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:58 WIB

Galian C Diduga Ilegal Rowosari Beroperasi Belasan Tahun, Polda Jateng Dipertanyakan

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Perhutani KPH Semarang Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Sarana TK Tunas Rimba II Gablog

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kasus Pengrusakan Rumah di Semarang Timur Berlarut Setahun, Permohonan SP2HP di Polrestabes Diabaikan?

Berita Terbaru