Program TJSL, Perhutani KPH Semarang Salurkan Bantuan Sanitasi Jamban untuk Warga Sekitar Hutan

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG || Portaljatengnews.com – (28/08/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang menyerahkan dana bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk sanitasi pembangunan jamban bagi 3 Kepala Keluarga di wilayah kerja Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tempuran, BKPH Kedungjati dan BKPH Padas sebesar Rp 19.110.000, pada Kamis (28/08/2025).

Bantuan diserahterimakan langsung oleh Administratur/KKPH Semarang didampingi Kepala Seksi Keuangan SDM Umum dan IT, serta segenap Tim TJSL disaksikan perangkat desa dan pengurus LMDH setempat.

Penerima bantuan tersebut antara lain :
1. Komarudin, Dusun Prigi RT.01/RW.03, Kelurahan Prigi, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan
2. Dasiyem, Dusun Pepe, RT.01/RW.05, Kelurahan Prigi, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan
3. Widodo Suwarsono, Dusun Salam RT.02/RW.04, Kelurahan Panimbo, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan.

Baca Juga :  Polsek Kismantoro dan Perhutani KPH Surakarta Gelar Patroli Gabungan Jaga Keamanan Kawasan Hutan Jelang Lebaran

Administratur/KKPH Semarang Misa Ekaristi dalam sambutannya menyampaikan bantuan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Non Pendanaan Usaha Mikro Kecil (Non PUMK)  untuk sanitasi dalam bentuk pembangunan jamban merupakan salah satu bentuk kepedulian dan komitmen Perum Perhutani terhadap lingkungan sosial warga di sekitar kawasan hutan.

“Diharapkan dengan dibangunnya jamban yang layak, warga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan kualitas hidupnya akan menjadi semakin meningkat dan lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan buang air besar yang semula dilakukan di sungai atau dibuatkan jumblengan yang menimbulkan bau dapat dilaksanakan di rumah karena sudah ada jamban yang lebih nyaman dan tidak menyebabkan bau.

Baca Juga :  Temuan Mayat di Res Siranda PDAM Tirta Moedal, Polda Jateng Telusuri Penyebab Kematian

“Disamping lebih sehat pembangunan jamban yang layak ini akan menjauhkan diri dari berbagai ancaman penyakit,” pungkasnya menutup sambutan.

Perwakilan penerima manfaat Komarudin menyampaikan rasa terimakasih kepada Perum Perhutani KPH Semarang atas kepedulian kepada warga sekitar kawasan hutan.

Dia berharap pada tahun-tahun yang akan datang warga masih bisa mendapatkan bantuan lagi untuk jenis program dan kegiatan yang berbeda yang intinya Perhutani dapat memberdayakan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan hutan.

Laporan: Wahyu

Editor : Heri

Berita Terkait

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Pelanggaran Hukum Warnai Operasi Tambang di Tuntang, Semarang
Pembangunan Jembatan Simongan Dimulai, DPUPR Kota Semarang dan PT Praba Mas Hill Terapkan Perencanaan Matang
Tambang Berkedok Agrowisata Marak di Jateng, RPK-RI Ungkap Keterlibatan Oknum Pejabat
Proyek Wisata Nandanavana: Diduga Izin Tak Lengkap, Suara Pers Justru Ingin Dibungkam
Sikat Kejahatan Selama Bulan Mei, Polda Jateng Ungkap 61 Kasus dan Tangkap 105 Pelaku
Beli Sajam Panjang 1,5 Meter Diduga untuk Tawuran Berhasil Diamankan Polres Semarang
Perhutani KPH Randublatung Salurkan Hewan Kurban TJSL, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Perhutani Serahkan Hewan Kurban kepada Tenaga Persemaian KPH Telawa

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Pelanggaran Hukum Warnai Operasi Tambang di Tuntang, Semarang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:20 WIB

Tambang Berkedok Agrowisata Marak di Jateng, RPK-RI Ungkap Keterlibatan Oknum Pejabat

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:38 WIB

Proyek Wisata Nandanavana: Diduga Izin Tak Lengkap, Suara Pers Justru Ingin Dibungkam

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:23 WIB

Sikat Kejahatan Selama Bulan Mei, Polda Jateng Ungkap 61 Kasus dan Tangkap 105 Pelaku

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:17 WIB

Beli Sajam Panjang 1,5 Meter Diduga untuk Tawuran Berhasil Diamankan Polres Semarang

Berita Terbaru