Strategi Jitu Kab. Semarang: Bimtek Koperasi Merah Putih Pacu Ekonomi Desa

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KAB. SEMARANG || Portaljatengnews.com – Ratusan perangkat desa dan ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Kabupaten Semarang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan koperasi. Acara yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (17-18/12/2025) di Hotel Griya Persada, Bandungan, ini bertujuan untuk mengatasi kendala teknis dan keraguan dalam implementasi KDMP di lapangan.

Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koperasi, Dispermades, serta perwakilan LSM dan media. Para ahli memberikan pemahaman mendalam mengenai regulasi dan praktik lapangan terkait pengelolaan koperasi.

Baca Juga :  Diduga Korupsi Rp 2,2 Miliar, Oknum Mantri Bank BRI di Kota Semarang Ditahan.

Samsudin “Doyok”, Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Ketua Paguyuban Kades “Hamong Projo” Kabupaten Semarang, menjelaskan bahwa Bimtek ini menjadi forum penting untuk mensosialisasikan manfaat KDMP bagi perangkat desa.

“Kami berharap para pengurus KDMP mendapatkan pencerahan dan dapat berkonsultasi langsung mengenai hal-hal yang selama ini membingungkan,” ujar Doyok disela kegiatan, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  ILDI Jateng Sabet Medali Emas dan Perunggu di Ajang Fornas 8 NTB

Dikatakan, kegiatan ini selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDMP. Menurutnya, kebijakan ini mengamanatkan penguatan ekonomi desa melalui pembangunan infrastruktur ekonomi, dengan target seluruh desa di Kabupaten Semarang dapat merampungkan pembangunan fisik dalam tiga bulan ke depan.

Baca Juga :  Dugaan Praktik Kongkalikong Lelang Parkir Tri Lomba Juang Kota Semarang Disorot Publik

Doyok mengakui adanya tantangan terkait kesiapan lahan, penentuan lokasi strategis, dan ketersediaan aset desa. Namun, ia optimis Bimtek ini dapat mengatasi kendala tersebut.

“Kami menargetkan pada tahun 2026, seluruh desa di Kabupaten Semarang telah memiliki bangunan KDMP yang fungsional,” imbuhnya.

Diharapkan, KDMP dapat memperkuat ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung stabilitas pangan nasional di Kabupaten Semarang.

(Vio Sari)

Editor : Heri

Berita Terkait

Kenaikan Pajak Kendaraan 2026 Hoax, Malah Ada Potongan 5%, Warga Diminta Patuhi Kewajiban
Perkuat Keamanan Libur Imlek, Perhutani KPH Semarang Tingkatkan Intensitas Patroli
KPH Semarang Ikuti Kegiatan Audit Kepatuhan dan Evaluasi Perjanjian Kerja Sama Lingkup Divre Jawa Tengah
KPH Telawa Ikuti Audit Kepatuhan dan Evaluasi Perjanjian Kerja Sama Perhutani Jateng
Predikat Summa Cumlaude Hiasi Wisuda ke-75 USM, Marcellino Valent Gusna Jadi Lulusan Terbaik
Ruwahan Jelang Ramadan: PT Bintang Vio Sari Jalin Silaturahmi dan Persiapan Spiritual
Perum Perhutani Tinjau Tanaman Gamal di KPH Semarang, Siap Jadi Komoditas Strategis Energi Hijau
Aksi Tidak Terpuji di Media Sosial: Oknum Kades di Ambarawa Dituding Melanggar Etika Pejabat

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:43 WIB

Kenaikan Pajak Kendaraan 2026 Hoax, Malah Ada Potongan 5%, Warga Diminta Patuhi Kewajiban

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:16 WIB

Perkuat Keamanan Libur Imlek, Perhutani KPH Semarang Tingkatkan Intensitas Patroli

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:34 WIB

KPH Semarang Ikuti Kegiatan Audit Kepatuhan dan Evaluasi Perjanjian Kerja Sama Lingkup Divre Jawa Tengah

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:28 WIB

KPH Telawa Ikuti Audit Kepatuhan dan Evaluasi Perjanjian Kerja Sama Perhutani Jateng

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:52 WIB

Predikat Summa Cumlaude Hiasi Wisuda ke-75 USM, Marcellino Valent Gusna Jadi Lulusan Terbaik

Berita Terbaru