Tragis, Bocah di Demak Akhiri Hidup di Rumah, Polisi Imbau Orang Tua Lebih Peka

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DEMAK || Portaljatengnews.com – Seorang bocah perempuan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya di Perumahan Tlogo Baru Asri, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kamis (12/2) sore. Polisi memastikan peristiwa tersebut merupakan murni gantung diri.

Sebelum kejadian, korban sempat mengunggah tangkapan layar percakapan pesan bernada emosi yang diduga dikirim oleh ibunya melalui WhatsApp. Unggahan itu dibagikan beberapa hari sebelum peristiwa terjadi, disertai tulisan, “Di balik tawa gua, disisi lain aku juga cape.”

Plt. Kasi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, mengatakan hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan kepolisian tidak menemukan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  Atasi Air Rob DPRD Demak Sahkan 4 Perda Baru

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, serta hasil pemeriksaan medis, peristiwa ini dinyatakan murni gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain,” kata Nu’man, Sabtu (14/2/2026) di Mapolres Demak.

Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan menggunakan selendang warna lurik yang diikatkan pada besi tempat latihan pull up di dalam rumah.

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), ibu korban terlihat tiba di rumah sekitar pukul 18.01 WIB dengan mengendarai mobil dan masuk ke dalam rumah sambil menggendong adik korban. Tidak lama kemudian, ibu korban keluar sambil berteriak meminta pertolongan setelah mendapati anaknya sudah dalam kondisi tergantung.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Wongso Negoro (RSWN) Kota Semarang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Arahan Kapolri, Polres Demak Bangun Jembatan Presisi

Nu’man mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan kondisi emosional dan psikologis anak, serta membangun komunikasi yang terbuka di dalam keluarga. Ia juga meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menghormati privasi keluarga korban.

“Kami mengajak para orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dan segera mencari bantuan jika menemukan tanda-tanda gangguan psikologis. Jangan ragu berkonsultasi dengan pihak sekolah, tokoh masyarakat, maupun tenaga profesional. Mari kita jaga bersama lingkungan yang aman dan suportif bagi anak-anak kita,” pungkasnya. (ttg/*)

Sumber Berita : Humas Polres Demak

Berita Terkait

Berantas Peredaran Miras, Polsek Karanganyar Amankan Puluhan Botol dan Mesin Pres
Kapolres Demak Resmikan Fasilitas Latihan Menembak Al Fath
Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila
SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka hingga 28 Oktober 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Polres Demak Kembali Bangun Sumur Bor untuk Warga Ngaluran
Peringati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Polres Demak Gelar Donor Darah
Tambang Galian C di Kebonbatur Mranggen Diduga Tanpa Izin, Puluhan Truk Beroperasi
Pelajar Demak Berikrar Tinggalkan Tawuran dan Kekerasan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berantas Peredaran Miras, Polsek Karanganyar Amankan Puluhan Botol dan Mesin Pres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Kapolres Demak Resmikan Fasilitas Latihan Menembak Al Fath

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:45 WIB

SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka hingga 28 Oktober 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Polres Demak Kembali Bangun Sumur Bor untuk Warga Ngaluran

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani Telawa dan Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:29 WIB