Ketua DPW IWOI Jateng: Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Berat

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Indonesia dikenal sebagai negara yang dikaruniai kekayaan sumber daya alam melimpah, mulai dari tambang, hutan, pertanian, perairan, hingga energi. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan hal sebaliknya, manfaat kekayaan alam tersebut belum terasa nyata bagi masyarakat, sementara beban pajak justru semakin memberatkan kehidupan rakyat.

Menyikapi ketimpangan ini, Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Jawa Tengah, Teguh Supriyanto, angkat bicara. Ia menilai kondisi ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan penjelasan tegas dari pihak berwenang.

“Negara kita kaya raya sumber daya alam, tapi mengapa manfaatnya tak pernah terasa nyata bagi kesejahteraan rakyat? Sebaliknya, yang terus bertambah bebannya hanyalah pajak dari rakyat. Ini pertanyaan besar yang harus dijawab,” ujar Teguh, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga :  Pemberian Abolisi dan Amnesti, Pakar Hukum Pidana Soroti Adanya Potensi Intervensi Politik

Ia menegaskan adanya ketidakseimbangan tajam, pengelolaan kekayaan alam terasa tidak transparan dan hasilnya sulit dilacak, sementara berbagai jenis pungutan dan pajak terus bertambah, menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan mulai dari kebutuhan pokok hingga usaha kecil.

“Jika dibiarkan, beban hidup rakyat makin berat, daya beli melemah, dan ekonomi bawah tertekan. Sumber daya alam seharusnya menjadi sandaran negara, bukan malah membebani rakyat dengan pajak yang terus bertambah,” tegasnya.

Baca Juga :  Perhutani KPH Semarang Aktif Koordinasi Lintas Sektor untuk Sukseskan Perhutanan Sosial Jawa Tengah

Pihaknya mendesak transparansi penuh dan akuntabilitas pengelolaan kekayaan alam. Hasilnya harus dihitung secara terbuka, didistribusikan secara adil, dan digunakan untuk meringankan beban masyarakat.

“Kita tidak menolak kewajiban pajak, tapi pajak harus adil dan sebanding dengan kesejahteraan yang didapat. Jangan sampai negara kaya, tapi rakyatnya tetap miskin karena harus menanggung beban sendirian,” pungkasnya.

(Vio Sari)

Editor : Portaljatengnews.com

Berita Terkait

PAW DPRD Semarang: Arif Wicaksono Lanjutkan Amanat Dapil 5 Tanpa Perubahan AKD
Konfirmasi SP3 Diduga Bermasalah, Nomor Ponsel Vio Sari Diduga Diblokir Penyidik Polda Jateng
Uang Sudah Ditransfer Hampir Rp 40 Juta, Kendaraan Tak Tiba, Korban Lapor ke Polrestabes Semarang
Serah Terima Pataka Maneka Tunggal Dharma Jadi Simbol Pergantian Kapolda Jateng dari Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan
Dua Bocah Tewas di Proyek Miliaran, Pengamanan Bendungan BKB Semarang Dipertanyakan
Lindu Aji Dibawah Kepemimpinan Erik Agus Susanto Dinilai Bakal Makin Berkembang
Hutang Rp250 Juta, Rumah Rp1,5 Miliar Terancam Disita, John L Situmorang: Ini Perampokan Berkedok Hukum
Polrestabes Semarang Tetapkan AW Sebagai Tersangka Kasus Penggelapan Sertifikat Rumah, BPR Arto Moro Disorot

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

PAW DPRD Semarang: Arif Wicaksono Lanjutkan Amanat Dapil 5 Tanpa Perubahan AKD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Konfirmasi SP3 Diduga Bermasalah, Nomor Ponsel Vio Sari Diduga Diblokir Penyidik Polda Jateng

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Uang Sudah Ditransfer Hampir Rp 40 Juta, Kendaraan Tak Tiba, Korban Lapor ke Polrestabes Semarang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Serah Terima Pataka Maneka Tunggal Dharma Jadi Simbol Pergantian Kapolda Jateng dari Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Dua Bocah Tewas di Proyek Miliaran, Pengamanan Bendungan BKB Semarang Dipertanyakan

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani Telawa dan Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:29 WIB