Perhutani KPH Randublatung dan Forkopimcam Gelar Sosialisasi Cegah Karhutla

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BLORA || Portaljatengnews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Randublatung menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (10/09/2026) di kawasan hutan dekat Warung Wotlemah Sor Tower. Sosialisasi ini diikuti masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

Turut hadir Camat Randublatung Tarkun, Danramil 09/Randublatung Kapt. Inf. Teguh Linarto, Kapolsek Randublatung IPTU Sugiyanto, Asper KBKPH Boto Jumadi, serta warga masyarakat sekitar hutan.

Administratur KPH Randublatung Rovi Tri Kuncoro melalui Asper KBKPH Boto Jumadi menyampaikan, sebagian besar kebakaran hutan berawal dari kelalaian atau ketidaksengajaan manusia. Contohnya membuang puntung rokok sembarangan di pinggir jalan atau kawasan yang terdapat bahan mudah terbakar.

Baca Juga :  Perhutani KPH Semarang Salurkan Bantuan TJSL untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan TK Tunas Rimba

“Monggo kita selalu waspada dan saling mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Mari kita bersama-sama menjaga hutan. Kita selalu berbuat baik, insyaallah kebaikan yang kita lakukan akan mendatangkan kebaikan pula,” ungkapnya.

Danramil 09/Randublatung Kapt. Inf. Teguh Linarto dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi penanggulangan kebakaran secara umum. Ia menekankan bahwa pencegahan kebakaran membutuhkan kewaspadaan dan kepedulian bersama, terutama masyarakat yang beraktivitas maupun tinggal di sekitar kawasan hutan.

Camat Randublatung Tarkun menambahkan, kebakaran hutan dan lahan dapat terjadi karena faktor alam maupun kelalaian manusia. Untuk itu masyarakat diharapkan berhati-hati dalam beraktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terlebih pada kondisi cuaca kering.

Baca Juga :  Akses Jalan Truk Pengangkut Tanah Galian C di Desa Katekan Grobogan Ditutup

Sementara itu, Kapolsek Randublatung IPTU Sugiyanto mengimbau masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Menurutnya, upaya pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara kolektif dengan meningkatkan kepedulian dan segera melaporkan jika ditemukan potensi kebakaran.

Melalui sosialisasi ini diharapkan kesadaran masyarakat meningkat sehingga potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini. Sinergi antara Perhutani, Forkopimcam, dan masyarakat menjadi kunci menjaga hutan tetap aman, lestari, serta bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Laporan: Wawan

Berita Terkait

Perhutani Telawa Salurkan Bantuan TJSL kepada Madrasah Ibtidaiyah Al Hidayah Desa Ngaren
Perhutani Telawa Lakukan Pengecekan Pohon Rawan Tumbang
Perhutani Telawa Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 98 Usung Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”
Sembilan Posisi Strategis Berganti, Polres Blora Gelar Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek
Perhutani KPH Telawa Perkuat Sinergi dengan Camat Juwangi
SEKAR Perhutani Randublatung Salurkan 10 Tangki Air Bersih untuk 4 Kecamatan
Revitalisasi Sarpras Sekolah Ciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Berkualitas
Perhutani KPH Randublatung dan Forkopimcam Banjarejo Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Perhutani Telawa Salurkan Bantuan TJSL kepada Madrasah Ibtidaiyah Al Hidayah Desa Ngaren

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Perhutani Telawa Lakukan Pengecekan Pohon Rawan Tumbang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Perhutani Telawa Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 98 Usung Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Sembilan Posisi Strategis Berganti, Polres Blora Gelar Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Perhutani KPH Telawa Perkuat Sinergi dengan Camat Juwangi

Berita Terbaru

Daerah

Simulakrum Wawuk versus Feminisme (LGBT) — Bagian 1

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:17 WIB