Ketua MUI dan FKUB Sukoharjo Ajak Masyarakat Jaga Moderasi dan Kerukunan

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SUKOHARJO || Portaljatengnews.com – Menjaga kedamaian di tengah keberagaman membutuhkan sikap saling menghormati dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Menyikapi dinamika sosial yang berkembang di Kabupaten Sukoharjo, Ketua MUI dan Ketua FKUB setempat mengajak masyarakat untuk mengedepankan moderasi beragama, toleransi, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Ketua Umum MUI Kabupaten Sukoharjo, Abdullah Faisal, mengimbau seluruh umat Islam untuk turut menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, termasuk di lingkungan pondok pesantren. Ia mengingatkan pentingnya mengedepankan ajaran agama yang moderat serta sejalan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Dikeroyok Saat Ungkap Kejahatan, GMOCT: Wartawan Bukan Penjahat, Segera Usut Tuntas

Menurutnya, sikap tawasuth atau moderat perlu terus ditanamkan agar masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai meskipun memiliki latar belakang dan kelompok yang berbeda.

“Sudah menjadi keputusan kita bersama-sama untuk tawasuth, untuk menampilkan ajaran yang sangat moderat di Negara Kesatuan Republik Indonesia karena kita hidup secara damai dengan berbagai macam kelompok,” ujarnya.

Senada, Ketua FKUB Kabupaten Sukoharjo, Zainul Abbas, mengajak seluruh pemeluk agama untuk menjaga kerukunan, keamanan, dan kedamaian di tengah dinamika sosial serta berbagai informasi yang berkembang di media sosial. Ia menekankan pentingnya toleransi dan saling pengertian agar perbedaan tidak mengganggu hubungan baik antarumat beragama.

Baca Juga :  Gegara Cemburu, Pelajar SMK di Kutowinangun Kebumen Jadi Tersangka Penganiayaan Teman

Zainul juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tenteram. Sementara itu, proses penanganan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat diharapkan dapat dipercayakan kepada aparat penegak hukum untuk dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui imbauan tersebut, kedua tokoh berharap masyarakat dapat terus menjaga sikap moderat, saling menghormati, dan memperkuat kerukunan di tengah keberagaman. Dengan demikian, kondusivitas kehidupan bermasyarakat dan beragama di Kabupaten Sukoharjo dapat terus terpelihara. (Vio Sari)

Berita Terkait

Polda Jateng Apresiasi Masyarakat, Konser dan Penyampaian Aspirasi di Borobudur Berlangsung Kondusif
Kembali Kunjungi Ulama di Magelang, Wujud Kedekatan Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan Dengan Tokoh Agama Sejak Awal Masa Jabatan
Jumat Berkah, Satlantas Polres Demak Tebar Kepedulian kepada Masyarakat
Atap Rumah Roboh Menghantam Punggungnya Demi Melindungi Anak, Nasib Nurul Warga Desa Putatnganten Grobogan: Pernah Terdata Bantuan RTLH Namun Beralih ke Orang Lain
Simulakrum Wawuk versus Feminisme (LGBT) — Bagian 1
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polres Demak Edukasi Pengendara soal Pajak Kendaraan
MAKI‑ICW Peringatkan Potensi Korupsi Besar, Laporan Rangkap Jabatan Demak Diteruskan ke KPK
Ditpolairud Polda Jateng Gandeng Nelayan Cegah Kriminalitas Pesisir Lewat Program PANCANAKA PESISIR

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:26 WIB

Ketua MUI dan FKUB Sukoharjo Ajak Masyarakat Jaga Moderasi dan Kerukunan

Minggu, 1 November 2026 - 10:10 WIB

Polda Jateng Apresiasi Masyarakat, Konser dan Penyampaian Aspirasi di Borobudur Berlangsung Kondusif

Minggu, 1 November 2026 - 09:02 WIB

Kembali Kunjungi Ulama di Magelang, Wujud Kedekatan Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan Dengan Tokoh Agama Sejak Awal Masa Jabatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Jumat Berkah, Satlantas Polres Demak Tebar Kepedulian kepada Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Simulakrum Wawuk versus Feminisme (LGBT) — Bagian 1

Berita Terbaru