Polres Blora Beri Penjelasan Terkait Jatuhnya Para Pekerja dari Tower Crane Pengembangan RS Muhammadiyah 

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi jatuhnya para pekerja ditandai garis polisi. (Dok. Ist)

Lokasi jatuhnya para pekerja ditandai garis polisi. (Dok. Ist)

BLORA || Portaljatengnews.com – Polres Blora memberikan keterangan terkait kecelakaan kerja yang menimpa 13 orang pekerja bangunan pada proyek pengembangan RS PKU Muhammadiyah Blora yang beralamat di Jalan Blora – Cepu tepatnya Di Kecamatan Jepon pada hari Sabtu, 8 Pebruari 2025 sekira pukul 07.30 wib

Kasi Humas Polres Blora AKP Gembong Widodo, SH, menjelaskan bahwa korban sebanyak 13 orang, 3 diantaranya meninggal dunia dan 10 lainnya luka-luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Blora.

Baca Juga :  Belum Sempat Diperbaiki, Jembatan Desa Plosorejo Randublatung Putus Tergerus Banjir

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Selamet, mewakili Kapolres Blora mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat lift yang digunakan untuk memuat barang dan karyawan atau pekerja ke lantai 5, namun saat lift naik di ketinggian 12 meter, lift tersebut tiba tiba terjatuh ke lantai dasar.

“Untuk sementara, kita masih meminta keterangan beberapa saksi dan juga mandor yang ada dilapangan, serta akan melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan pembangunan PKU Muhammadiyah Blora untuk mencari penyebab terjatuhnya lift secara tiba-tiba,” kata AKP Selamet saat diwawancara oleh awak media.

Baca Juga :  Sesarengan Mbangun Karanganyar, Polisi dan Relawan Jadi Garda Kemanusiaan

AKP Gembong menambahkan bahwa setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung mengamankan TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara ( TKP ), mengambil keterangan saksi dan mendata semua korban baik yang meninggal dunia maupun selamat.

Laporan: Wawan

Berita Terkait

Polsek Blora Evakuasi Tukang Bangunan Korban Sengatan Listrik Tegangan Tinggi di Mlangsen
Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Rusak Parah dan Terus Makan Korban, Warga Blora: “Gubernur Tidak Malu?”
Forkopimda Blora Gelar “Ngopi Bareng” Bahas Iklim Investasi
Perhutani KPH Randublatung Salurkan Hewan Kurban TJSL, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Rumah Kayu Jati di Kedungtuban Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik
Saka Wanabakti KPH Randublatung Gelar Praktik Penanaman di Petak 80 RPH Bodeh BKPH Beran
Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa
DPRD Blora Apresiasi Legalitas Sumur Minyak Rakyat, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa dan Serapan Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:55 WIB

Polsek Blora Evakuasi Tukang Bangunan Korban Sengatan Listrik Tegangan Tinggi di Mlangsen

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:37 WIB

Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Rusak Parah dan Terus Makan Korban, Warga Blora: “Gubernur Tidak Malu?”

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:01 WIB

Forkopimda Blora Gelar “Ngopi Bareng” Bahas Iklim Investasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:59 WIB

Perhutani KPH Randublatung Salurkan Hewan Kurban TJSL, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Rumah Kayu Jati di Kedungtuban Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru