Diduga Serangan Jantung, Pria Asal Semarang Meninggal di Hotel Blora

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satreskrim Polres Blora, saat mengecek TKP.

Satreskrim Polres Blora, saat mengecek TKP.


BLORA || Portaljatengnews.com – Sesosok jenazah pria ditemukan tergeletak di depan Kamar B-1 Hotel Air Mancur, Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Rabu (24/06/2026) dini hari. Korban diketahui bernama ES (52 tahun), seorang wiraswasta asal Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, yang diduga kuat meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekira pukul 05.10 WIB oleh salah seorang tamu hotel yang menginap di kamar sebelah. Saat keluar kamar, saksi mendapati korban sudah terbaring tengkurap di lantai dengan bercak darah di bawah wajahnya. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada penjaga hotel, yang kemudian meneruskannya ke Polsek Blora.

Mendapat laporan, petugas gabungan dari Satreskrim Polres Blora dan Polsek Blora Kota beserta tim medis langsung menuju lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Baca Juga :  Giat Donor Darah di Aula Kantor KPH Randublatung Rutin Diadakan Per 3 Bulan

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tidak ditemukan indikasi kekerasan atau tindak pidana pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis bersama tim identifikasi di lapangan, korban dinyatakan meninggal dunia murni karena sakit jantung. Di saku celana korban juga ditemukan obat isosorbide, yaitu obat pereda nyeri bagi penderita penyakit jantung,” ungkap AKP Midiyono saat dikonfirmasi, Rabu (24/06/2026).

Baca Juga :  Upaya Forkopimda Blora Jaga Kondusivitas Wilayah

Terkait adanya luka robek pada batang hidung, bibir atas bagian dalam, serta luka lecet di lutut kiri korban, Kasihumas menjelaskan bahwa luka-luka itu diduga kuat akibat benturan saat korban tiba-tiba tumbang dan terjatuh ke lantai dalam posisi tengkurap.

Selain obat-obatan jantung, petugas juga mengamankan barang-barang milik korban di TKP, meliputi satu unit mobil Isuzu Panther berwarna hitam bernomor polisi H 1412 CP, pakaian korban, sejumlah uang tunai, serta sebuah tas berisi dokumen pribadi, buku rekening, dan beberapa bungkus bekas obat yang sudah dikonsumsi.

Saat ini pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban di Semarang guna proses penyerahan jenazah agar segera dimakamkan.

Laporan: Wawan

Editor : Portaljatengnews.com

Berita Terkait

Camat Randublatung dan KPH Bahas Revitalisasi Taman Wisata Randublatung
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Perhutani KPH Randublatung Sambut Hangat Peserta Gowes Forest Cycling Community
KPH Randublatung Gelar Audit Penilikan V PHL 2026
Pemprov Jateng Tambah Anggaran Jalan Randublatung-Cepu Blora Jadi Rp28,7 Miliar
HMI Blora Audiensi Ke DPRD Dorong Sumur Minyak Rakyat Bisa Menambah PAD
3 Rumah di Kedungtuban Terbakar Diduga Akibat Kelalaian Memasak
GRIB Jaya Blora Gelar Syukuran SK Ketua dan Konsolidasi Organisasi

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:49 WIB

Diduga Serangan Jantung, Pria Asal Semarang Meninggal di Hotel Blora

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:55 WIB

Camat Randublatung dan KPH Bahas Revitalisasi Taman Wisata Randublatung

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:35 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Randublatung Sambut Hangat Peserta Gowes Forest Cycling Community

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

KPH Randublatung Gelar Audit Penilikan V PHL 2026

Berita Terbaru