Polrestabes Semarang Musnahkan 3.500 Botol Miras Hasil Operasi Ketupat

- Redaksi

Sabtu, 22 Maret 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polrestabes Semarang saat giat pemusnahan 3500 botol miras hasil operasi ketupat.

Polrestabes Semarang saat giat pemusnahan 3500 botol miras hasil operasi ketupat.

SEMARANG || Portaljatengnews.com – Sebagai langkah tegas untuk menekan angka kejahatan sosial menjelang Ramadan, Kepolisian Resor Kota Besar Semarang memusnahkan 3.500 botol minuman keras (miras) hasil sitaan dari Operasi Ketupat. Pemusnahan yang merupakan aksi simbolis penegakan hukum tersebut dilakukan setelah apel Gelar Pasukan OKC 2025 Mapolrestabes Semarang.

Minuman keras hasil sitaan berbagai merek dan minuman keras hasil racikan itu merupakan hasil operasi yang berlangsung selama tiga minggu, yakni pada 28 Februari hingga 19 Maret 2025. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas berbagai permasalahan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Pemusnahan ribuan botol minuman keras ini merupakan hasil dari operasi intensif yang telah kami lakukan di tengah masyarakat untuk memberantas pekat, khususnya di bulan Ramadan,” kata Kombes Pol M. Syahduddi.

Baca Juga :  Perlu Wajah Baru, Susilo Sorot Pola Pikir Sempit dan Arogansi di Tubuh FKSB

Ia menjelaskan, minuman keras hasil sitaan tersebut berasal dari berbagai daerah di Kota Semarang, khususnya di wilayah Semarang Utara dan Semarang Barat. Ia menegaskan tekad kepolisian untuk terus melanjutkan operasi tersebut dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas.

“Tidak hanya minuman keras, tetapi juga perjudian, narkoba, dan tawuran. Kami akan menindak tegas Operasi Ketupat dan akan terus berlanjut hingga Hari Raya Idul Fitri,” tegasnya seraya menegaskan bahwa Polrestabes Semarang telah mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga :  Sinergi Perhutani dan TNI Warnai Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II 2026

“Pemusnahan 3500 botol minuman keras ini merupakan bagian dari apel gabungan yang melibatkan personel gabungan dan pihak terkait dari Pemerintah Kota Semarang hingga pemangku kepentingan,” jelas Kapolrestabes Syahduddi seraya menegaskan upaya kolaboratif untuk menjaga ketertiban.

Kombes Pol M. Syahduddi berharap langkah proaktif yang dilakukan Polrestabes Semarang dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga Ramadan dan Idul Fitri dapat berjalan aman dan damai. “Kami berharap aksi nyata di lapangan ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, terbebas dari gangguan Kamtibmas,” pungkasnya.

(Vio Sari)

Editor : Heri

Sumber Berita : Humas Polrestabes Semarang

Berita Terkait

PT Praba Mas Hill Gercep Perbaiki Jalan Abdul Rahman Saleh Kalipancur
Perhutani Dukung Penyediaan Air Bersih melalui Pembangunan Water Treatment Plant Bendungan Jragung
Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Bambankerep Lomba Catur Pererat Persaudaraan
Ketum RPK-RI Kritik Lambatnya Pemulihan Kerugian Dana APBD Jateng
Galian C Diduga Ilegal Rowosari Beroperasi Belasan Tahun, Polda Jateng Dipertanyakan
Perhutani KPH Semarang Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Sarana TK Tunas Rimba II Gablog
Kasus Pengrusakan Rumah di Semarang Timur Berlarut Setahun, Permohonan SP2HP di Polrestabes Diabaikan?
Dit Resnarkoba Polda Jateng Ungkap Penyalahgunaan Sabu di Atas Perahu, Tiga Pria Diamankan di Demak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:41 WIB

PT Praba Mas Hill Gercep Perbaiki Jalan Abdul Rahman Saleh Kalipancur

Senin, 20 Juli 2026 - 17:42 WIB

Perhutani Dukung Penyediaan Air Bersih melalui Pembangunan Water Treatment Plant Bendungan Jragung

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:53 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Bambankerep Lomba Catur Pererat Persaudaraan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:09 WIB

Ketum RPK-RI Kritik Lambatnya Pemulihan Kerugian Dana APBD Jateng

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:58 WIB

Galian C Diduga Ilegal Rowosari Beroperasi Belasan Tahun, Polda Jateng Dipertanyakan

Berita Terbaru