Miris Taman Desa Wisata Kedung Kotos Desa Ngliron Randublatung Mangkrak Tak Terawat

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Taman Desa Wisata Kedung Jotos Desa Ngliron, Kec. Randublatung, Kabupaten Blora, nampak dipenuhi rumput liar.

Kondisi Taman Desa Wisata Kedung Jotos Desa Ngliron, Kec. Randublatung, Kabupaten Blora, nampak dipenuhi rumput liar.

BLORA || Portaljatengnews.com – Taman Desa wisata Kedung Kotos Desa Ngliron Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora yang dibangun di lahan Perhutani KPH Randublatung BKPH Ngliron RPH Kedungringin Petak 39 C Luas Baku 9,70 Hektare terlihat tak seindah namanya.

Terlihat ada 5 Gasebo yang tak terawat dipenuhi sampah dan semak belukar, seolah tak pernah tersentuh oleh manusia.

Salah Seorang warga setempat yang berada di warung sekitar taman Kedung Kotos inisial R (50) saat ditemui awak media mengatakan prihatin dengan adanya bangunan Desa Wisata yang mangkrak dan tak terawat.Selasa,(15/4/2025).

Baca Juga :  DPRD Blora Umumkan Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

“Eman eman mas bangunan dibangun kok gak diopeni kudune kan diresiki dalane didandani digrosok ben disobo menungso (sayang mas Bangunan dah dibangun kok gak dirawat harusnya kan dirawat dibersihkan jalannya dibenahi, digrosok biar dikunjungi manusia,”ucapnya.

Nampak Gasebo di area Taman Desa Wisata Kedung Jotos, Desa Ngliron. Dibiarkan tak terawat, penuh sampah dan dikelilingi rumput liar.

Selanjutnya, Sekretaris Desa Ngliron Kecamatan Randublatung kabupaten Blora, Jatmiko saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan tidak tahu menahu soal pembangunan taman Desa Wisata Kedung Kotos.

“Saya tidak tahu mas tentang pembangunan Taman Desa Wisata Kedung Kotos. Semua yang mengerjakan kepala Desa,”ucapnya.

Baca Juga :  KPH Randublatung Laksanakan Kegiatan Kerja Bakti di Sepanjang Jalan Randublatung Blora

Mengenai lokasi tersebut berada di lahan Perhutani, pihaknya berencana akan melakukan kerjasama setelah wisata tersebut berjalan dan berkembang.

Dirinya juga menjelaskan, untuk pengelolaannya akan diserahkan ke pengurus BUMDes setempat.

“Kami sudah pernah mengumpulkan dan merapatkan untuk membahas terkait pengelolaan wisata tersebut, namun masyarakat belum ada yang merespon untuk membuka usaha di situ. Mungkin, kalau sudah dibersihkan lokasinya dan ada warungnya ya bisa berjalan dan berkembang baru akan mengajukan kerjasamanya dengan pihak Perhutani,” tandasnya.

Laporan: Wawan

Editor : Heri

Berita Terkait

Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita
KPH Randublatung Terima Kunjungan DLH Blora, Dukung Profil Keanekaragaman Hayati
KPH Randublatung Laksanakan Kegiatan Rutin Donor Darah
Kembali Beroperasi, Mesin Pemecah Batu di Jurangjero Blora Disorot Setelah Berhenti Aktif
BKPH Temanjang KPH Randublatung Ikuti Rapat Lintas Sektoral Kecamatan Banjarejo
Kunjungi Bayi Lahir di Hari Bhayangkara, Kapolres Blora Berharap Kelak Jadi Anggota Polri yang Gagah dan Berani
Manfaatkan Rumah Kosong, Pencuri Motor di Todanan Blora Ditangkap Polisi
Tingkatkan Mutu Bibit, Perhutani Divre Jateng Adakan Job Training di Randublatung

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:53 WIB

Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Senin, 20 Juli 2026 - 10:21 WIB

KPH Randublatung Terima Kunjungan DLH Blora, Dukung Profil Keanekaragaman Hayati

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:41 WIB

KPH Randublatung Laksanakan Kegiatan Rutin Donor Darah

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:53 WIB

Kembali Beroperasi, Mesin Pemecah Batu di Jurangjero Blora Disorot Setelah Berhenti Aktif

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:36 WIB

BKPH Temanjang KPH Randublatung Ikuti Rapat Lintas Sektoral Kecamatan Banjarejo

Berita Terbaru