Perhutani Bersama Mahasiswa Magang Gelar Inspeksi K3 di Lokasi Wisata Top Selfie Cemoro Sewu

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Dalam rangka menjamin keselamatan dan kesehatan kerja serta memastikan perlindungan dan kelancaran kegiatan pada obyek wisata yang berada di dalam kawasan hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengikutsertakan mahasiswa magang  untuk melakukan inspeksi di lokasi kerjasama Wisata Rintisan Top Selfie Cemoro Sewu yang terletak di desa Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang yang berada di Petak 1014, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Susukan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penggaron, pada Rabu (23/07/2025).

Kegiatan inspeksi dipimpin oleh Tim K3 yang terdiri dari Kepala Sub Seksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) KPH Semarang Agus Sudono, didampingi personel lapangan yang terdiri dari Asper BKPH Penggaron, KRPH Susukan dan staf.

Kegiatan inspeksi yang melibatkan mahasiswa magang dari Universitas Diponegoro (Undip) adalah untuk memberikan pemahaman kepada mereka bahwa Perum Perhutani telah menerapkan pelaksanaan prinsip-prinsip K3  pada setiap kegiatannya.

Baca Juga :  Kasus Iwan Budi Paulus: LP3HI Ajukan Gugatan Praperadilan, Soroti Penyelidikan yang Berlarut

Prinsip-prinsip tersebut mencakup pencegahan, perlindungan dan peningkatan kesadaran akan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.

Di tempat terpisah Julie Irahadi Sapta Putra selaku Wakil Administratur menyatakan bahwa penerapan prinsip-prinsip K3 adalah investasi jangka panjang yang sangat penting bagi sebuah perusahaan dan pekerjanya.

Dengan menjalankan K3 baik perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan produktif serta melindungi kesejahteraan pekerja.

Hanifati Khirinabila, Zia Kawaiba Arofa dan Farah Aurelia Raharja mahasiswa magang dari Universitas Diponegoro (Undip) yang ikut serta pada kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas komitmen Perhutani dalam mengimplementasikan prinsip K3 sekaligus memuji penerapan Standard Operasional Prosedur (SOP) pada kegiatan kerjasama wisata dengan mengedepankan pendekatan yang ramah lingkungan.

Selain itu mereka juga berterimakasih atas pemberian sarung tangan, sepatu bot, dan pelatihan singkat tentang penggunaan APD agar tahu cara kerja yang benar.

“Kalau ada ular atau bahaya lain, kami jadi tahu  bagaimana harus bertindak dan Ini sangat membantu kami agar tetap sehat dan selamat,” ungkap mereka.

Baca Juga :  Perhutani KPH Telawa Peringati Hari Kebangkitan Nasional

Beberapa indikator pada pelaksanaan K3 yang harus ada meliputi : identifikasi potensi bahaya dengan pemasangan plang yang menginformasikan adanya potensi bahaya seperti tanah longsor, adanya binatang buas, penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari lingkungan dan atau membahayakan kesehatan pekerja dan masyarakat sekitar, dll, penyediaan APD (Alat Pelindung Diri), pelatihan K3, inspeksi rutin serta program keadaan darurat yang salah satunya menginformasikan tentang titik kumpul apabila terjadi keadaan darurat untuk memudahkan evakuasi.

Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap budaya kerja yang mengutamakan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) harus senantiasa dibangun dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari karena aspek K3 adalah pondasi penting untuk mendukung keberhasilan visi dan misi perusahaan untuk peningkatan kesejahteraan bagi karyawan khususnya dan masyarakat sekitar hutan pada umumnya.

Laporan: Wahyu

Editor : Heri

Berita Terkait

SP2P DPC KPH Telawa Melaksanakan Muscab dan Pengukuhan Pengurus Baru
Pastikan Keamanan Kerja dan Kelestarian, KPH Telawa Gelar Sosialisasi Pengelolaan Hutan
Perhutani KPH Telawa Berikan pembekalan Teknik Tebangan kepada kru Tebangan
Perhutani KPH Telawa Evaluasi Kerja semester I tahun 2026
KPH Semarang Edukasi Pentingnya PKS Agroforestri: Kunci Akses Pupuk Subsidi bagi Petani Hutan Grobogan
KPH Semarang Bahas Batas KHDPK dan Perkuat Sinergi di BKPH Manggar
Perhutani KPH Telawa, Administratur Monitoring kegiatan Produksi Kayu
Jalin Sinergi dengan Koperasi, Perhutani KPH Telawa Dorong Produktivitas Agroforestri

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:10 WIB

SP2P DPC KPH Telawa Melaksanakan Muscab dan Pengukuhan Pengurus Baru

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:53 WIB

Pastikan Keamanan Kerja dan Kelestarian, KPH Telawa Gelar Sosialisasi Pengelolaan Hutan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:59 WIB

Perhutani KPH Telawa Berikan pembekalan Teknik Tebangan kepada kru Tebangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:55 WIB

Perhutani KPH Telawa Evaluasi Kerja semester I tahun 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

KPH Semarang Edukasi Pentingnya PKS Agroforestri: Kunci Akses Pupuk Subsidi bagi Petani Hutan Grobogan

Berita Terbaru