Kontroversi Proyek Betonisasi di Desa Karangawen, Demak: LSM GANI Jateng Soroti Dugaan Penyimpangan

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: proyek betonisasi jalan dukuh-Karangawen, terindikasi penyimpangan.

Foto: proyek betonisasi jalan dukuh-Karangawen, terindikasi penyimpangan.


DEMAK || Portaljatengnews.com – Proyek betonisasi jalan di Desa Karangawen, Kec. Karangawen, tepatnya di ruas jalan Dukuh-Karangawen, yang didanai APBD Kabupaten Demak tahun anggaran 2025 melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK), menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Pasalnya, proyek yang baru berjalan tiga hari ini sudah menunjukkan kerusakan yang signifikan, memicu kontroversi di tengah masyarakat.

Laporan dari lapangan mengungkap bahwa kualitas betonisasi jalan tersebut jauh dari harapan. Diduga kuat, pengurangan bahan material seperti semen menjadi penyebab utama kerusakan yang terjadi.

“Baru tiga hari, pasirnya sudah mengelupas,” ungkap seorang warga setempat, yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Polres Demak Beri Pengawalan Kepulangan Jama'ah Haji di Kabupaten Demak

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPP LSM GANI Jawa Tengah, H. Muhtarom, S.Ag, angkat bicara. Ia menilai bahwa alasan kerusakan akibat jalan dilewati kendaraan bermotor sangat tidak masuk akal.

“Tidak mungkin hanya dilewati kendaraan bermotor pasirnya bisa mengelupas sendiri. Pasti ada yang tidak beres dengan campuran materialnya,” tegasnya. Sabtu (20/12/2025).

H. Muhtarom juga menyoroti potensi keuntungan yang diperoleh pelaksana kegiatan dari dugaan pengurangan material tersebut. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Demak, khususnya dinas terkait, untuk segera turun tangan melakukan investigasi dan menindaklanjuti temuan di lapangan.

“Jika memang ada indikasi penyimpangan anggaran APBD, kami tidak akan segan-segan melaporkan hal ini ke Inspektorat dan Kejaksaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Demak Tinjau Korban Serangan Monyet, Lakukan Trauma Healing

Lebih lanjut, H. Muhtarom memberikan dukungan penuh kepada media yang telah memberitakan fakta di lapangan. Ia berharap agar media tidak gentar dalam mengungkap kebenaran dan terus menjadi kontrol sosial yang efektif.

“Pemberitaan yang ditayangkan oleh Media Online  sudah sesuai dengan fakta di lapangan. Masyarakat pun bisa memilah mana yang benar dan mana yang tidak,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak terkait agar lebih transparan dan bertanggung jawab dalam melaksanakan proyek pembangunan yang menggunakan anggaran publik. (Putra/*)

Berita Terkait

Cegah Tumpang Tindih Aturan, Tiga Raperda Usulan DPRD Demak Dinilai Perlu Kajian Lebih Mendalam
Polda Jawa Tengah Supervisi Layanan Polisi 110 di Demak, Tekankan Respons Cepat Aduan Masyarakat
Dua Rapat Paripurna DPRD Demak: Sinergi Pandangan Sempurnakan Regulasi Strategis Daerah
Terpidana Masih Berstatus Kades, BPD Wonoagung Minta Bupati Demak Ambil Sikap Tegas
DPRD Demak Bahas Lima Raperda Strategis, Wujudkan Regulasi Berpihak pada Masyarakat
DPRD Demak Sahkan Empat Raperda, Jawab Berbagai Tantangan Pembangunan Daerah
Aparat Gabungan dan Warga Kompak Tutup Lokasi Judi di Desa Karangsono
Dukung Program Presiden Prabowo, Polres Demak Gelar Panen Raya Jagung Serentak

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Cegah Tumpang Tindih Aturan, Tiga Raperda Usulan DPRD Demak Dinilai Perlu Kajian Lebih Mendalam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:48 WIB

Polda Jawa Tengah Supervisi Layanan Polisi 110 di Demak, Tekankan Respons Cepat Aduan Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:08 WIB

Dua Rapat Paripurna DPRD Demak: Sinergi Pandangan Sempurnakan Regulasi Strategis Daerah

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:39 WIB

Terpidana Masih Berstatus Kades, BPD Wonoagung Minta Bupati Demak Ambil Sikap Tegas

Senin, 18 Mei 2026 - 18:16 WIB

DPRD Demak Bahas Lima Raperda Strategis, Wujudkan Regulasi Berpihak pada Masyarakat

Berita Terbaru