Polisi Gandeng Ahli ITE Dalami Video Viral Kekerasan Terhadap Kucing di Blora

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Blora Akp Zaenul Arifin

Kasat Reskrim Polres Blora Akp Zaenul Arifin


BLORA || Portaljatengnews.com – Penyidik Satreskrim Polres Blora terus bergerak cepat mendalami kasus video viral terkait kekerasan terhadap hewan (kucing) yang sempat meresahkan dunia maya. Langkah terbaru saat ini sdh naik dalam tahap penyidikan dan akan melakukan pemeriksaan saksi ahli guna memperkuat bukti digital dalam perkara tersebut.

Kasat Reskrim Polres Blora Akp Zaenul Arifin mengungkapkan bahwa fokus penyidikan saat ini adalah memastikan keaslian dan alur transmisi file video yang beredar. Polisi menjadwalkan permintaan keterangan dari saksi ahli Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memverifikasi proses transmisi elektronik yang terjadi dari ponsel milik adik korban, berinisial A, kepada ponsel milik korban sendiri. Langkah ini diambil guna memastikan secara ilmiah bahwa rekaman video tersebut benar-benar otentik dan diambil langsung menggunakan perangkat milik saksi di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Perangkat Desa Plosorejo diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan

“Kami akan meminta keterangan ahli ITE untuk melakukan pengecekan terhadap transmisi elektronik dari ponsel adik korban ke ponsel korban. Ini penting untuk membuktikan secara digital bahwa video tersebut memang rekaman asli milik adik korban dan bukan hasil rekayasa,” ujar Akp Zaenul arifin dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri 1447 H, KPH Randublatung Bagikan 470 Paket Sembako untuk Tenaga Kerja

Selain fokus pada bukti digital, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti fisik dan memeriksa beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa terjadi. Pendalaman terhadap motif serta peran masing-masing pihak yang terlibat dalam video tersebut masih terus dilakukan secara intensif.

Polres Blora berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan dan profesional. Masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya di media sosial sembari menunggu hasil penyidikan lengkap dari pihak kepolisian.

Laporan: Wawan

Editor : Heri

Berita Terkait

Saka Wanabakti KPH Randublatung Gelar Praktik Penanaman di Petak 80 RPH Bodeh BKPH Beran
Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa
DPRD Blora Apresiasi Legalitas Sumur Minyak Rakyat, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa dan Serapan Kerja
Ditemukan Jasad di Aliran Sungai Kering, Polsek Jiken Blora Lakukan Evakuasi
Yoto Bantah Beri Uang Damai Rp 35 Juta, Sebut Tuduhan Kades Buloh Hoaks
Komplotan Spesialis Pembobol Toko di Blora Berhasil Diungkap, Polisi Amankan Tiga Pelaku
Kapolsek Kunduran Bantah Terima Uang Damai Rp 35 Juta dalam Kasus Kayu Ilegal
Cek Kesehatan Gratis di KPH Randublatung, Wujud Dukungan Asta Cita Presiden Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:19 WIB

Saka Wanabakti KPH Randublatung Gelar Praktik Penanaman di Petak 80 RPH Bodeh BKPH Beran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:24 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:43 WIB

DPRD Blora Apresiasi Legalitas Sumur Minyak Rakyat, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa dan Serapan Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45 WIB

Ditemukan Jasad di Aliran Sungai Kering, Polsek Jiken Blora Lakukan Evakuasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:42 WIB

Yoto Bantah Beri Uang Damai Rp 35 Juta, Sebut Tuduhan Kades Buloh Hoaks

Berita Terbaru