Pengelolaan Wana Wisata Lawu Dialihkan ke BUMD, Perhutani Siap Sinergi

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


SURAKARTA || Portaljatengnews.com – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) secara resmi mengalihkan pengelolaan Wana Wisata Puncak Lawu, Pringgodani, dan Taman Saraswati kepada PUD Aneka Usaha sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selasa (3/3/2026).

Langkah ini berdasarkan Surat Bupati Karanganyar Nomor 000/1194 tanggal 19 Desember 2025 serta hasil koordinasi dengan Perhutani KPH Surakarta terkait perpanjangan kerja sama pengelolaan kawasan wisata berbasis hutan.

Baca Juga :  Polda Jateng Tempatkan Oknum AKBP B Dalam Patsus Selama 20 Hari Diduga Langgar Kode Etik Profesi

Kebijakan itu bertujuan untuk menata tata kelola destinasi agar lebih profesional, terintegrasi, dan akuntabel.

Wakil Administratur Perhutani KPH Surakarta, Pirmansyah, menyampaikan dukungan penuh terhadap skema kerja sama ini dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan.

“Kawasan Puncak Lawu dan sekitarnya berada dalam pengelolaan Perhutani, sehingga pengembangan wisata harus tetap menjaga fungsi lindung, konservasi, dan produksi hutan. Kami siap bersinergi dengan PUD Aneka Usaha dengan dasar kerja sama yang jelas serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Baca Juga :  Upacara Hari Sumpah Pemuda KPH Randublatung: Komitmen Menjaga Kelestarian Hutan

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Nugroho, menegaskan bahwa pengalihan pengelolaan bertujuan meningkatkan efektivitas manajemen destinasi wisata unggulan daerah.

“Pengelolaan sebelumnya oleh pemerintah daerah kini dialihkan kepada PUD Aneka Usaha agar lebih fokus secara bisnis, profesional, dan mampu meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah. Kami tetap memastikan koordinasi dengan Perhutani berjalan baik karena kawasan ini merupakan kawasan hutan negara yang dikelola bersama,” jelasnya.

Baca Juga :  Aksi Massa WIB Labuhanbatu Desak Bupati Pecat Kadis LH dan Tutup PT. LTS

Dengan penguatan kelembagaan dan kerja sama yang lebih terstruktur, diharapkan ketiga destinasi wisata tersebut dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang berdaya saing tinggi, tetap lestari, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Sinergi antara Pemkab Karanganyar, Perhutani, dan PUD Aneka Usaha menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pengelolaan wisata berbasis hutan yang profesional dan berkelanjutan.

Laporan: Wahyu

Editor : Heri

Berita Terkait

Tanah Bergerak di Sukabumi: 90 Rumah Terdampak, 355 Jiwa Mengungsi
PT Praba Mas Hill Perbaiki Jalan Candi Penataran Raya hingga Untung Suropati
Kapolres Demak : Citra Kepolisian Ditentukan Kinerja di Desa Binaan
Tim Kemenhan Tinjau Lahan Yon TP Pertanian di Kawasan Perhutani KPH Semarang
Kirab Boyong Grobog dalam HUT ke-300 Kabupaten Grobogan Digelar Sederhana
Bupati Pekalongan Kena OTT KPK dalam Operasi Senyap
Mati Lampu Hingga 3,5 Jam, Warga Sembungharjo Genuk Keluhkan Pelayanan PLN
Kodim 0705/Magelang: Tidak Ada Intimidasi pada Warga Penolak Tambang Sambeng

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:43 WIB

Tanah Bergerak di Sukabumi: 90 Rumah Terdampak, 355 Jiwa Mengungsi

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:28 WIB

PT Praba Mas Hill Perbaiki Jalan Candi Penataran Raya hingga Untung Suropati

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:22 WIB

Pengelolaan Wana Wisata Lawu Dialihkan ke BUMD, Perhutani Siap Sinergi

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:15 WIB

Kapolres Demak : Citra Kepolisian Ditentukan Kinerja di Desa Binaan

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:37 WIB

Tim Kemenhan Tinjau Lahan Yon TP Pertanian di Kawasan Perhutani KPH Semarang

Berita Terbaru