Tragedi Galian C Bandungan Klaten: Operator Alat Berat Tewas Tertimpa Longsor

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KLATEN || Portaljatengnews.com – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di lokasi Galian C Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Seorang pekerja operator alat berat inisial A warga asal Rembang, Jawa Tengah, tewas setelah tertimpa material tanah dan batu akibat longsoran tebing yang terjadi pada Rabu sore (3/6/2026) pukul 17.45 WIB.

Kejadian bermula saat korban sedang bermain Handphone di dalam eskavator di lokasi penambangan. Tanpa diduga, dinding tebing yang cukup tinggi di sisi belakang tiba-tiba longsor dan langsung menimpa alat berat yang ditumpangi A. Warga sekitar yang mendengar suara gemuruh besar segera mendatangi lokasi dan berusaha memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Baca Juga :  Kantor Hukum CBP LAW Desak BPN Rembang Tuntaskan Sertifikasi Tanah untuk Warga

“Iya benar, korban bernama Andri, operator ekskavator asal Rembang. Dia meninggal di lokasi karena tertimpa tebing yang longsor dan dalam keadaan terhimpit kabin eskavator. Tebingnya memang tinggi dan kondisi tanahnya sudah terlihat rapuh sejak beberapa hari terakhir,” ujar salah seorang warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, kegiatan galian C tersebut dikelola oleh perusahaan bernama PT Sakelar Jaya Abadi. Menurut sumber yang dapat dipercaya, penanggungjawab utama kegiatan ini diketahui merupakan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klaten, sementara istrinya menjabat sebagai Kepala Desa Bandungan tempat lokasi penambangan berada. Hal ini pun menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait aspek perizinan, keamanan, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Tuang Gagasan Lewat Tulisan: Serdik Sespimmen Perkaya Wawasan Publik

Hingga saat berita ini diturunkan, pihak awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada penanggungjawab kegiatan melalui pesan singkat WhatsApp, namun belum mendapatkan balasan atau tanggapan apapun. Begitu juga dengan pihak kepolisian maupun instansi terkait, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan mengenai kronologi kejadian, penyebab pasti longsor, maupun status hukum dan perizinan lokasi galian tersebut.

Hingga kini, jenazah korban telah dievakuasi. Sementara itu, warga dan berbagai kalangan berharap kasus ini dapat ditangani secara transparan dan adil, serta menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan pekerja serta masyarakat sekitar tetap terjamin.

(Red)

Berita Terkait

Ketua MUI dan FKUB Sukoharjo Ajak Masyarakat Jaga Moderasi dan Kerukunan
Polda Jateng Apresiasi Masyarakat, Konser dan Penyampaian Aspirasi di Borobudur Berlangsung Kondusif
Kembali Kunjungi Ulama di Magelang, Wujud Kedekatan Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan Dengan Tokoh Agama Sejak Awal Masa Jabatan
Jumat Berkah, Satlantas Polres Demak Tebar Kepedulian kepada Masyarakat
Atap Rumah Roboh Menghantam Punggungnya Demi Melindungi Anak, Nasib Nurul Warga Desa Putatnganten Grobogan: Pernah Terdata Bantuan RTLH Namun Beralih ke Orang Lain
Simulakrum Wawuk versus Feminisme (LGBT) — Bagian 1
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polres Demak Edukasi Pengendara soal Pajak Kendaraan
MAKI‑ICW Peringatkan Potensi Korupsi Besar, Laporan Rangkap Jabatan Demak Diteruskan ke KPK

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:26 WIB

Ketua MUI dan FKUB Sukoharjo Ajak Masyarakat Jaga Moderasi dan Kerukunan

Minggu, 1 November 2026 - 10:10 WIB

Polda Jateng Apresiasi Masyarakat, Konser dan Penyampaian Aspirasi di Borobudur Berlangsung Kondusif

Minggu, 1 November 2026 - 09:02 WIB

Kembali Kunjungi Ulama di Magelang, Wujud Kedekatan Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan Dengan Tokoh Agama Sejak Awal Masa Jabatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Jumat Berkah, Satlantas Polres Demak Tebar Kepedulian kepada Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Simulakrum Wawuk versus Feminisme (LGBT) — Bagian 1

Berita Terbaru