BLORA || Portaljatengnews.com – Pemerintah Desa Randulawang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, langsung merespons video viral warga menanami pohon pisang di Jalan Poros Ngasem, Dusun Ngrowo. Aksi itu merupakan bentuk protes atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.
Perangkat Desa Randulawang, Kiswanto, menyebut aksi tersebut sebagai aspirasi yang wajar dari masyarakat.
“Untuk aspirasi tersebut, masyarakat sebenarnya ingin jalannya baik. Itu bentuk aspirasi yang baik dari warga,” ujar Kiswanto, Minggu (26/4/2026).
Kiswanto menjelaskan, ruas Jalan Poros Ngasem dari Sempu hingga Ngasem berstatus jalan desa. Sehari setelah video viral, Pemdes Randulawang langsung mengirimkan material untuk penanganan darurat.
“Terkait penanaman pohon pisang kemarin, hati kami selaku pemerintah desa tergerak. Hari ini juga langsung kami kirimi grosok sekitar 5 rit untuk menutupi lubang-lubang,” terangnya.
Menurut data Pemdes, total panjang Jalan Poros Ngasem mencapai sekitar 4 kilometer. Dari jumlah itu, sekitar 2 kilometer yang melintas di wilayah Desa Randulawang mengalami kerusakan parah. Kondisi jalan yang masih berupa tanah dan batu dengan banyak lubang menganga sangat mengganggu aktivitas warga Dusun Ngrowo, terutama saat musim hujan.
Terkait perbaikan permanen dengan pengecoran, Kiswanto mengakui Dana Desa tidak mencukupi. Efisiensi anggaran juga menjadi kendala.
“Sangat tidak mungkin ditangani Dana Desa karena banyak efisiensi anggaran. Anggaran yang sudah masuk ke desa pun katanya ada efisiensi lagi,” kata Kiswanto.
Meski demikian, ia menegaskan Pemdes Randulawang sudah menempuh berbagai upaya pengajuan bantuan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga pemerintah pusat.
“Langkah-langkah sudah kami tempuh. Kita tunggu saja hasilnya agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Sambil menunggu bantuan turun, Pemdes fokus melakukan penanganan darurat dengan perkerasan grosok. Kiswanto berharap langkah cepat ini dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan warga tetap bisa beraktivitas.
Sebelumnya, Kepala Desa Randulawang Didik Sugiyono juga membenarkan aksi tanam pisang itu. Menurutnya, warga berharap jalan tersebut dapat diperbaiki dengan pengecoran agar lebih awet dan tidak mudah rusak.
Laporan: Wawan
Editor : Portaljatengnews.com







