JEPARA || Portaljatengnews.com – Bagaikan pepatah yang mengatakan buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, prestasi gemilang kembali diukir keluarga besar Muhammad Yusuf Abdullah, SE., SH., MH., C.PR., C.PS., C.MJ., C.PW., atau yang akrab disapa Lek Yus. Putri keduanya, Girna Lizzy Mayda Yusuf binti Muhammad Yusuf Abdullah, siswi SDIT Sultan Agung 5 Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30 Al-Qur’an di usia yang masih belia.
Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan buah manis dari lingkungan keluarga yang religius dan didikan penuh kasih sayang. Sebagai sosok yang dikenal luas di Bumi Kartini sebagai advokat kenamaan sekaligus Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Jepara, Muh. Yusuf Abdullah dikenal memiliki integritas tinggi dan dedikasi luas di dunia hukum. Meski sibuk mengabdikan diri untuk keadilan masyarakat, ia tidak pernah melalaikan tanggung jawab utamanya sebagai ayah, yakni menanamkan nilai agama dan menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan hidup anak-anaknya. Dukungan dan kelembutan hati sang ibunda, Suaidah, turut melengkapi keharmonisan dan kekuatan spiritual dalam rumah tangga tersebut.
Prestasi Girna ini seolah meneruskan estafet kebaikan yang telah diletakkan kakak sulungnya, Yumna Lizzy Mayda Yusuf. Tepat tiga tahun silam, Yumna yang kini bersekolah di SMP Sultan Agung 3 Kriyan juga telah menuntaskan hafalan Juz 30 lengkap dengan pengesahannya. Kini, Yumna terus bersemangat menambah hafalannya menuju 30 Juz penuh, sementara adik bungsu mereka, Muhammad Yudha Yusuf Abdullah, pun mulai meneladani semangat mulia kedua kakaknya dalam mencintai kitab suci Allah.
Menyikapi capaian luar biasa putri keduanya ini, Muh. Yusuf Abdullah mengungkapkan rasa syukur mendalam atas limpahan rahmat Allah SWT. Bagi beliau, keberhasilan Girna adalah anugerah tak ternilai dan bukti nyata keberhasilan pola asuh yang diterapkan.
“Segala puji bagi Allah yang memudahkan Ananda Girna hingga selesai menghafal Juz 30 ini. Sungguh ini kebanggaan terbesar bagi Ayah dan Ibu, sekaligus bukti engkau telah meneladani jejak kakakmu. Namun ingatlah Nak, ini hanyalah permulaan, bukan tujuan akhir,” ujar Muh. Yusuf Abdullah dengan nada haru, Sabtu (6/6/2026).
Lebih lanjut, ia berpesan agar Girna senantiasa menjaga hafalan tersebut agar tidak hilang, menjadikannya penerang jalan hidup, penuntun sikap, dan kelak menjadi syafaat di hari akhir. “Jadikanlah Al-Qur’an sebagai cahaya, teman, dan penuntun. Amalkanlah dalam tutur kata dan perbuatan. Ayah dan Ibu akan selalu mendoakanmu, apa pun kesibukan kami, demi meraih ridha Allah SWT,” tambahnya.
Pesan sang ayah seolah menguatkan ikrar yang telah diucapkan Girna sebelumnya. Dalam janji sucinya, ia bertekad, “InsyaAllah aku akan istiqomah menghafal 30 juz dan menjaga hafalanku. Aamiin ya rabbal alamin.”
Pihak sekolah melalui Kepala Sekolah dan segenap dewan guru SDIT Sultan Agung 5 juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Prestasi Girna dinilai menjadi inspirasi nyata bagi seluruh siswa untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan membuktikan bahwa keberhasilan akademis berjalan beriringan dengan keunggulan dalam bidang agama.
Kisah keluarga Muh. Yusuf Abdullah ini menjadi teladan bahwa kesuksesan duniaawi tidak harus mengorbankan kesalehan agama. Harapan pun tercurah agar Yumna, Girna, dan Yudha kelak tumbuh menjadi generasi penghafal Al-Qur’an yang sejati, berilmu luas, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, dan masyarakat Jepara.
(Vio Sari)
Editor : Portaljatengnews.com







