Dugaan Perundungan Massal di Undip, Korban Alami Luka Serius

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Dugaan aksi perundungan dengan kekerasan berat terjadi di lingkungan kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Korban adalah mahasiswa berinisial A (20 tahun), yang terdaftar di Program Studi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya. Diduga, ia menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekitar 30 mahasiswa lainnya. Kamis (5/3/2026).

Peristiwa tersebut dikatakan terjadi di area kampus pada malam hari. Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden diawali dari cekcok yang diduga muncul akibat persoalan internal antar mahasiswa, sebelum situasi memanas dan berujung pada aksi kekerasan bersama-sama.

Baca Juga :  Ibo Dilaporkan ke Polda Jateng Dugaan Penistaan Agama, Polisi Diminta Usut Tuntas

Korban mengalami luka cukup serius, antara lain patah hidung dan dugaan gegar otak. Ia telah mendapatkan perawatan medis setelah menjadi sasaran pukulan dan tendangan secara berulang. Sejumlah saksi menyatakan bahwa korban sempat tersungkur dan tidak berdaya selama pengeroyokan berlangsung.

Baca Juga :  Polsek Kunduran Sambangi Korban Kebakaran, Beri Bantuan Sembako untuk Lansia 75 Tahun

Dikabarkan keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai hukum. Aparat kepolisian sedang mendalami kronologi lengkap peristiwa serta mengevaluasi kemungkinan unsur pidana yang terlibat.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan Keamanan Saat May Day, Polrestabes Semarang Bakal Kerahkan 3000 Personel 

Sementara itu, pihak kampus Undip menyatakan tengah melakukan penyelidikan internal terkait dugaan kekerasan tersebut. Disebutkan tidak mentoleransi segala bentuk perundungan maupun kekerasan di lingkungan akademik.

Kasus ini kembali menyoroti persoalan kekerasan dan budaya perundungan di lingkungan perguruan tinggi, yang seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk belajar dan berkembang. (VS/*)

Berita Terkait

Perhutani KPH Semarang dan PT SGN Lakukan Pengecekan Lapangan Lokasi Tanaman Tebu di Bringin dan Kedungjati
Tanah Bergerak di Sukabumi: 90 Rumah Terdampak, 355 Jiwa Mengungsi
PT Praba Mas Hill Perbaiki Jalan Candi Penataran Raya hingga Untung Suropati
Tim Kemenhan Tinjau Lahan Yon TP Pertanian di Kawasan Perhutani KPH Semarang
Mati Lampu Hingga 3,5 Jam, Warga Sembungharjo Genuk Keluhkan Pelayanan PLN
Jaga Kelestarian Hutan dan Cegah Longsor, Perhutani KPH Semarang Lakukan Penanaman Bersama
FJKS Tegaskan Wartawan Dalam Bertugas Tidak Dibebani Izin Birokratis
Perhutani KPH Semarang Intensifkan Patroli Ramadan, Perkuat Pengamanan Hutan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:28 WIB

Dugaan Perundungan Massal di Undip, Korban Alami Luka Serius

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:19 WIB

Perhutani KPH Semarang dan PT SGN Lakukan Pengecekan Lapangan Lokasi Tanaman Tebu di Bringin dan Kedungjati

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:43 WIB

Tanah Bergerak di Sukabumi: 90 Rumah Terdampak, 355 Jiwa Mengungsi

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:28 WIB

PT Praba Mas Hill Perbaiki Jalan Candi Penataran Raya hingga Untung Suropati

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:37 WIB

Tim Kemenhan Tinjau Lahan Yon TP Pertanian di Kawasan Perhutani KPH Semarang

Berita Terbaru

Ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Perundungan Massal di Undip, Korban Alami Luka Serius

Kamis, 5 Mar 2026 - 09:28 WIB