Dukung Ketahanan Pangan, Pramuka Saka Wanabakti Kembangkan Koro Pedang di BKPH Karangasem

- Redaksi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramuka Saka Wanabakti binaan Perum Perhutani KPH Purwodadi Kwartir Cabang Grobogan saat melaksanakan kegiatan penanaman tumbuhan koro pedang (Canavalia ensiformis) di petak 129B Resort RPH Tambakselo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem.

Pramuka Saka Wanabakti binaan Perum Perhutani KPH Purwodadi Kwartir Cabang Grobogan saat melaksanakan kegiatan penanaman tumbuhan koro pedang (Canavalia ensiformis) di petak 129B Resort RPH Tambakselo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem.

GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Guna mendukung ketahanan pangan nasional dan menanamkan jiwa kewirausahaan kepada generasi muda, Pramuka Saka Wanabakti binaan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi Kwartir Cabang Grobogan melaksanakan kegiatan penanaman tumbuhan koro pedang (Canavalia ensiformis) di petak 129B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tambakselo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem pada Jum’at, ( 13/06/2025 ).

Kegiatan tersebut dilakukan di atas lahan seluas 1,7 hektare. Koro Pedang merupakan tanaman pangan alternatif yang dapat dijadikan bahan baku pembuatan tahu dan tempe. Selain bernilai gizi tinggi, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi karena hasil panennya dapat dijual dengan harga sekitar Rp4.500,- per kilogram.
Administratur Perum Perhutani KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Wanabakti (Mabisa), menyampaikan apresiasinya atas semangat para anggota Saka Wanabakti dalam kegiatan kali ini.

Baca Juga :  Sinergi Perhutani-Kodim Blora: KDMP di Kawasan Hutan Harus Berjalan Legal dan Berkelanjutan

“ Kami sangat mendukung kegiatan penanaman ini sebagai bentuk nyata implementasi pendidikan karakter dan kewirausahaan bagi generasi muda. Sebagai Ketua Mabisa, saya melihat ini bukan hanya soal menanam tanaman, tetapi juga menanam nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Inilah esensi kepramukaan yang kami harap bisa terus tumbuh dalam diri adik-adik Saka Wanabakti, ” ujarnya.

Lebih lanjut, Dirinya menambahkan bahwa keterlibatan Pramuka dalam pengelolaan hutan melalui kegiatan produktif, merupakan bentuk sinergi antara misi kehutanan dan pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga :  KPH Semarang Kumpulkan Mandor Milenial, Berikan Motivasi Bekal di Lapangan

“ Kami ingin agar adik-adik Pramuka memahami bahwa hutan bukan sekadar kawasan yang harus dijaga, tetapi juga bisa menjadi sumber pembelajaran dan penghidupan yang lestari jika dikelola dengan benar. Oleh karena itu, kegiatan ini juga menjadi wahana pembelajaran lapangan yang sangat penting,” tambahnya.

Asper/KBKPH Karangasem, Sudaryono, selaku Instruktur Saka turut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan agar para Pramuka siap menghadapi tantangan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan formal.

Ke depan, KPH Purwodadi juga berencana mengembangkan kegiatan budidaya produktif lainnya bersama Saka Wanabakti, seperti budidaya jamur, alpukat, dan komoditas kehutanan bernilai ekonomi lainnya.

Baca Juga :  Beredar Video Proyek Pembangunan Pagar SMPN 2 Tanggungharjo Grobogan, Dikaitkan Adanya OTT Oknum Wartawan

Langkah tersebut sejalan dengan fungsi hutan sebagai sumber daya yang berkelanjutan, baik dari sisi ekologi, sosial, maupun ekonomi.
Ketua Dewan Saka Wanabakti KPH Purwodadi, Leo Sadani, menyampaikan harapannya agar kegiatan kali ini dapat memberikan manfaat nyata.

“ Kami berharap tanaman koro pedang ini bisa tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya anggota Saka Wanabakti dalam mengembangkan wawasan dan kemandirian,” ungkap Leo.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya, sekaligus menanamkan semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia dalam kerangka pengelolaan hutan yang lestari. (Ttg/*)

Berita Terkait

Perhutani KPH Semarang dan PT SGN Lakukan Pengecekan Lapangan Lokasi Tanaman Tebu di Bringin dan Kedungjati
Kemenhan Tinjau Lahan Yonif TP di Kawasan Perhutani KPH Telawa
Pengelolaan Wana Wisata Lawu Dialihkan ke BUMD, Perhutani Siap Sinergi
Tim Kemenhan Tinjau Lahan Yon TP Pertanian di Kawasan Perhutani KPH Semarang
Kirab Boyong Grobog dalam HUT ke-300 Kabupaten Grobogan Digelar Sederhana
Saka Wanabakti KPH Telawa bagikan Takjil bulan Ramadhan
Perhutani KPH Telawa Terima Kunjungan Kapolres Boyolali, Bahas Rencana lokasi ketahanan pangan
Jaga Kelestarian Hutan dan Cegah Longsor, Perhutani KPH Semarang Lakukan Penanaman Bersama

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:19 WIB

Perhutani KPH Semarang dan PT SGN Lakukan Pengecekan Lapangan Lokasi Tanaman Tebu di Bringin dan Kedungjati

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:04 WIB

Kemenhan Tinjau Lahan Yonif TP di Kawasan Perhutani KPH Telawa

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:22 WIB

Pengelolaan Wana Wisata Lawu Dialihkan ke BUMD, Perhutani Siap Sinergi

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:37 WIB

Tim Kemenhan Tinjau Lahan Yon TP Pertanian di Kawasan Perhutani KPH Semarang

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:39 WIB

Kirab Boyong Grobog dalam HUT ke-300 Kabupaten Grobogan Digelar Sederhana

Berita Terbaru

Kudus

Partai Gema Bangsa Kudus Bagikan 1.000 Paket Takjil

Sabtu, 7 Mar 2026 - 22:39 WIB