JEPARA || Portaljatengnews.com – Dalam upaya membenteng generasi muda dari ancaman barang haram dan perilaku berisiko, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jepara bekerja sama dengan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Jepara menggelar sosialisasi dan penyuluhan hukum di SMKN 2 Jepara, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Multimedia SMKN 2 Jepara ini memfokuskan pembinaan terkait Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta pencegahan penularan HIV-AIDS.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala SMKN 2 Jepara, Indria Mustika, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran guru dan staf, Ketua IIDI Kabupaten Jepara Dr. Ny. Sylvi Rauben, Sp.A beserta rombongan, serta diikuti oleh 50 siswa-siswi yang menjadi perwakilan peserta.
Hadir sebagai narasumber utama, KBO Satresnarkoba Polres Jepara IPDA Sutrisno, S.H., memaparkan materi komprehensif mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA, jerat hukum, hingga dampak buruknya bagi kesehatan fisik maupun masa depan. Pemaparan tinjauan hukum mengacu pada UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, UU RI No. 1 Tahun 2023 (KUHP), serta UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
IPDA Sutrisno menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar edukasi rutin, melainkan wujud nyata dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada optimalisasi pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan pendidikan.
“Melalui penyuluhan ini, kami ingin para pelajar memahami betul konsekuensi hukum serta dampak mematikan dari penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang berisiko menularkan HIV-AIDS. Generasi muda harus punya kesadaran tinggi untuk menjaga diri dan lingkungannya,” ungkap IPDA Sutrisno.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti sesi pemaparan hingga diskusi tanya jawab. Tak hanya itu, semangat peserta kian membakar ruangan saat menggemakan yel-yel anti narkoba secara serentak: “HIV: NO, Narkoba: NO, Prestasi: YES!”
Kepala SMKN 2 Jepara, Indria Mustika, menyambut positif inisiatif ini dan berharap pemahaman yang didapat para siswa bisa ditularkan kepada rekan sebaya lainnya.
Hingga berakhirnya acara, seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan P4GN dan pencegahan HIV-AIDS di SMKN 2 Jepara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ke depan, kegiatan edukasi serupa akan terus digalakkan secara berkesinambungan guna memperkuat kesadaran kolektif masyarakat Jepara, khususnya kalangan pelajar.
(Vio Sari)






