Kakak Beradik Bos Sritex Terjerat Dugaan Korupsi Rp 1 Triliun, Hotman Paris Pasang Badan

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman Paris Hutapea, pengacara kedua terdakwa Bos Sritex, saat diwawancara wartawan. Senin (22/12/2025).

Hotman Paris Hutapea, pengacara kedua terdakwa Bos Sritex, saat diwawancara wartawan. Senin (22/12/2025).


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Suasana Pengadilan Tipikor Semarang memanas pada Senin (22/12/2025) saat sidang kasus dugaan korupsi yang menyeret dua petinggi PT Sri Rejeki Isman (Sritex) digelar. Iwan Kurniawan Lukminto (Direktur Utama) dan Iwan Setiawan Lukminto (Komisaris) menjadi sorotan utama dalam kasus yang diduga merugikan negara hingga Rp 1 triliun ini.

Usai persidangan, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menjadi kuasa hukum kedua terdakwa, menyatakan pihaknya masih mengajukan keberatan dan belum masuk ke substansi perkara.

“Kita lihat saja nanti bukti dari jaksa, no comment,” ujarnya dengan gaya khas.

Baca Juga :  Dirut PDAM Tirta Moedal: Temuan Mayat di Res Siranda Tidak Mengganggu Distribusi Air Bersih

Hotman berargumen bahwa penyaluran kredit terkait BUMN diatur oleh UU No. 1 Tahun 2025, yang menurutnya bukan lagi kewenangan kejaksaan.

“Sampai sekarang, undang-undang itu masih berlaku,” tegasnya.

Menanggapi rencana menghadirkan saksi ahli, Hotman merasa belum saatnya. Ia menambahkan bahwa terkait kerugian negara yang mencapai Rp 1 triliun, pihaknya masih menunggu hasil audit resmi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

“Kita belum bisa berkomentar banyak soal kerugian, karena masih menunggu hasil audit BPK. Kami akan meminta hasil audit tersebut pada sesi berikutnya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Perhutani KPH Semarang Serahkan Bantuan TJSL Pemasangan Listrik Bagi Masyarakat Desa Hutan 

Kasus ini bermula dari dugaan pencairan kredit yang tidak sesuai peruntukan, yang melibatkan sejumlah nama besar selain kakak beradik Lukminto. Beberapa tersangka lain diantaranya,

– Allan Moran Severino (Mantan Direktur Keuangan PT Sritex 2006–2023)
– Supriyatno (Mantan Direktur Utama Bank Jateng 2014–2023)
– Pujiono (Mantan Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng 2017–2020)
– Suldiarta (Mantan Kepala Divisi Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng 2018–2020)
– Zainuddin Mappa (Mantan Direktur Utama PT Bank DKI Jakarta 2020)
– Priagung Suprapto (Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI Jakarta)
– Babay Farid Wazdi (Mantan Senior Executive Vice President Bisnis Bank BJB 2019–2023)
– Yuddy Renaldi (Mantan Direktur Utama Bank BJB sekitar 2019–Maret 2025)
– Beny Riswandi (Mantan Senior Executive Vice President Bisnis Bank BJB 2019–2023)
– Dicky Syahbandinata (Mantan Kepala Divisi Korporasi & Komersial PT Bank BJB 2020)

Baca Juga :  Pelajar SMK di Kota Semarang Tewas Kena Tembak Oknum Polisi

Sidang ini diprediksi akan menjadi babak baru dalam pengungkapan kasus korupsi yang melibatkan nama-nama besar di dunia bisnis dan perbankan.

(Vio Sari)

Editor : Heri

Berita Terkait

Perhutani KPH Semarang Dukung Pembangunan Batalyon Infanteri di Kawasan Hutan
Harmoni Nataru: Apresiasi Tokoh Lintas Agama Jateng untuk Polda
Paguyuban Seni Reog “Satrio Mudo Krajan” Diresmikan, Momentum Kebangkitan Budaya Lokal di Pagersari
Perhutani KPH Semarang Sukses Tuntaskan Target Penanaman 808.000 Bibit di Penghujung Tahun 2025
Polda Jateng Ajak Rayakan Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api
Konsisten Berprestasi, Mahasiswi Psikologi USM Raih Mawapres Dua Tahun Berturut-turut
Sambut Nataru, Perhutani KPH Semarang Pantau Langsung Aktivitas Wisata Top Selfie Cemoro Sewu
Perhutani KPH Semarang Gelar Apel Siaga Pengamanan Hutan Jelang Natal dan Tahun Baru

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:00 WIB

Perhutani KPH Semarang Dukung Pembangunan Batalyon Infanteri di Kawasan Hutan

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:59 WIB

Harmoni Nataru: Apresiasi Tokoh Lintas Agama Jateng untuk Polda

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:33 WIB

Paguyuban Seni Reog “Satrio Mudo Krajan” Diresmikan, Momentum Kebangkitan Budaya Lokal di Pagersari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:40 WIB

Perhutani KPH Semarang Sukses Tuntaskan Target Penanaman 808.000 Bibit di Penghujung Tahun 2025

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:08 WIB

Polda Jateng Ajak Rayakan Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api

Berita Terbaru

Jepara

Cegah Banjir, Polres Jepara Bantu Bersihkan Sampah Sungai

Jumat, 9 Jan 2026 - 12:37 WIB