Perhutani KPH Telawa Ikuti FGD Karhutla di Kabupaten Boyolali

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BOYOLALI || Portaljatengnews.com – Dalam upaya penanggulangan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa mengikuti Fokus Group Discussion (FGD) bersama dinas terkait di wilayah Kabupaten Boyolali pada Selasa (09/09/2025).

FGD merupakan wadah untuk berbagi informasi dan solusi bagaimana mengambil tindakan saat terjadinya Karhutla. FGD dilaksanakan di ruang serba guna Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Boyolali.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Perhutani KPH Telawa, BPBD Kabupaten Boyolali, Komando Distrik Militer (Kodim) Boyolali, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Segenap Camat, segenap Kepala Desa, Forum Peduli Api di wilayah kabupaten Boyolali.

Baca Juga :  Perhutani KPH Surakarta Beri 'Kado' Kambing untuk Pendongkrak Getah Pinus

Administratur KPH Telawa melalui Wakil Administratur KPH Telawa Pirmansyah dalam kesempatannya menyatakan bahwa Perhutani KPH Telawa selama ini telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan melalui patroli preemtif, preventif, membuat pos pemantauan kebakaran hutan dan lahan.

“KPH Telawa mengelola kawasan hutan negara seluas 18.735, 48 hektar dimana dari keluasan tersebut 65% masuk wilayah administratif kabupaten Boyolali, sedangkan langkah-langkah dan upaya yang di lakukan kami adalah mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan cara memberikan himbauan hingga melakukan patrol serta membuat pos pemantauan karhutla, kami selalu siap siaga dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perhutani KPH Semarang Serahkan Bantuan TJSL untuk Pembangunan Jamban di Kedungjati dan Juwangi

Sementara itu dalam sambutannya Kepala BPBD Kabupaten Boyolali Suratno menyatakan FGD penyusunan kontingensi penanganan bencana merupakan salah satu wadah untuk meminta masukan dan solusi.

“FGD ini untuk menyusun kontigensi penanganan bencana, ini merupakan wadah untuk memberi masukan dan solusi, bagaimana kita mengambil tindakan saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan di samping itu pula FGD ini salah satu upaya kita bersinergis dalam upaya penanggulangan bencana, semoga hasil dari kegiatan ini dapat sebagai acuan kita dalam mengantisipasi terjadinya bencana,” ujarnya.

Laporan: Wahyu

Editor : Heri

Sumber Berita : Kom-PHT/Tlw/Sis

Berita Terkait

Monitoring Persemaian KPH Telawa Pastikan Bibit Berkualitas
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali kunjungi Lojipapak Telawa
Perhutani KPH Semarang Cek Lokasi Pohon Sonokeling Tumbang di Jateng Valley
KPH Randublatung Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Tekankan Semangat Gotong Royong dan Integritas
Perhutani KPH Randublatung Salurkan Hewan Kurban TJSL, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Perhutani Serahkan Hewan Kurban kepada Tenaga Persemaian KPH Telawa
Saka Wanabakti KPH Randublatung Gelar Praktik Penanaman di Petak 80 RPH Bodeh BKPH Beran
Perhutani Serahkan Bantuan TJSL untuk Dukungan Pendidikan Anak TK Tunas Rimba I Juwangi

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:58 WIB

Monitoring Persemaian KPH Telawa Pastikan Bibit Berkualitas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:38 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali kunjungi Lojipapak Telawa

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:38 WIB

Perhutani KPH Semarang Cek Lokasi Pohon Sonokeling Tumbang di Jateng Valley

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:59 WIB

KPH Randublatung Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Tekankan Semangat Gotong Royong dan Integritas

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:59 WIB

Perhutani KPH Randublatung Salurkan Hewan Kurban TJSL, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Berita Terbaru

Grobogan

Monitoring Persemaian KPH Telawa Pastikan Bibit Berkualitas

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:58 WIB

Mahasiswa ilmu komunikasi USM saat memainkan musik DJ. Nampak warung jamu berdampingan dengan angkringan, menambah suasana klasik kekinian.

Semarang

Mahasiswa USM Buktikan Jamu Tetap Kekinian Lewat Festival DJ

Rabu, 10 Jun 2026 - 09:01 WIB