Perlu Wajah Baru, Susilo Sorot Pola Pikir Sempit dan Arogansi di Tubuh FKSB

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susilo H. Prasetiyo, Ketua Umum LSM RPK-RI dan mantan pengurus Pemuda Pancasila.

Susilo H. Prasetiyo, Ketua Umum LSM RPK-RI dan mantan pengurus Pemuda Pancasila.


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Susilo H. Prasetiyo, Ketua Umum LSM RPK-RI dan mantan pengurus Pemuda Pancasila, menyoroti kondisi internal Forum Komunikasi Semarang Bersatu (FKSB). Ia menilai organisasi tersebut saat ini masih bersifat eksklusif, memicu konflik, dan kurang efektif dalam menampung aspirasi masyarakat luas.

Susilo menilai, keberadaan ormas seharusnya berfungsi sebagai katalisator yang menjembatani komunikasi antara pemerintah dan warga demi pembangunan daerah. Namun, hal tersebut belum sepenuhnya terwujud di FKSB.

“Terlihat adanya pola pikir yang sempit, mengutamakan ego kelompok di atas kepentingan publik, sehingga tidak mampu mengayomi semua pihak,” ujar Susilo, aktivis angkatan 95 ini, dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Oleh karena itu, ia berharap segera dilakukan restrukturisasi kepengurusan. Ia mendesak munculnya kepengurusan baru dengan wajah-wajah segar yang mampu membawa perubahan, bersifat universal, dan tidak membeda-bedakan golongan.

Baca Juga :  Polisi tetapkan 6 orang kelompok anarko sebagai tersangka dalam aksi mayday rusuh di Semarang

*Soroti Aturan yang Diskriminatif*

Kritikan keras juga dilayangkan terkait aturan dalam suksesi pemilihan ketua yang dinilai tidak adil. Syarat yang mewajibkan pemilih, pengurus, maupun calon ketua harus tergabung langsung di tubuh FKSB dinilai terlalu ketat dan otoriter.

Padahal, menurut Susilo, masih banyak lembaga potensial lainnya yang terdaftar di Kesbangpol namun belum menjadi anggota FKSB. Aturan ini dianggap menghambat masuknya generasi muda dan kalangan luas.

“Ini menunjukkan sikap otoriter, memusatkan kekuasaan pada kelompok kecil, dan mengambil keputusan sepihak tanpa melibatkan semua unsur,” tegasnya.

Baca Juga :  Sugiyono, S.E., S.H., M.H.: Membela Hak Konstitusional, Bukan Membela Korupsi

*Minta Pemkot Turun Tangan*

Merespons hal ini, Susilo meminta Walikota Semarang dan Kepala Kesbangpol untuk menegur dan memberikan arahan kepada pengurus FKSB. Ia menekankan bahwa berdasarkan Perpu No. 2 Tahun 2017, peran ormas adalah sebagai edukator, agregator aspirasi, katalisator, dan kontrol sosial.

“FKSB harusnya menjadi wadah yang memperkuat nilai kebangsaan, bukan justru menjadi penghalang. Jangan bersifat eksklusif, tapi bangun kerukunan dan sinergi,” tambahnya.

Ia pun mengingatkan pentingnya sikap toleransi, saling menghormati, dan keterbukaan. Susilo berharap pengurus lama bisa bersikap legowo dan membuka ruang seluas-luasnya bagi elemen baru, baik dari dalam maupun luar organisasi, untuk bersama-sama memajukan Semarang.

(Vio Sari)

Editor : Heri

Berita Terkait

Laporan ke Polres Semarang: Istri Kades Diduga Kuasai Aset Pailit dan Pencurian Kayu
28 Tahun Menanti Keadilan: Surung Mangunsong Versus Sertifikat yang Lahir dari Surat Palsu
Kapolda Jateng Cek Pelayanan Polres Semarang, Dapat Laporan Curas Langsung Turun ke TKP
Beredar Narasi Diduga Walikota Semarang Campur Tangan Kasus AW, Agustina: Semua Tidak Benar
Deni Pemilik Angkringan Murup Berikan Santunan kepada Keluarga Almarhum Triyono
Kabid Humas Polda Jateng Ajak Masyarakat Awasi Polri; Laporkan Oknum Yang Melakukan Pungli
Enam Kepala Daerah Ditangkap, Eko Haryanto: OTT KPK di Jateng Belum Berakhir
Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Laporan ke Polres Semarang: Istri Kades Diduga Kuasai Aset Pailit dan Pencurian Kayu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:22 WIB

28 Tahun Menanti Keadilan: Surung Mangunsong Versus Sertifikat yang Lahir dari Surat Palsu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Kapolda Jateng Cek Pelayanan Polres Semarang, Dapat Laporan Curas Langsung Turun ke TKP

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Deni Pemilik Angkringan Murup Berikan Santunan kepada Keluarga Almarhum Triyono

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Kabid Humas Polda Jateng Ajak Masyarakat Awasi Polri; Laporkan Oknum Yang Melakukan Pungli

Berita Terbaru

Kudus

Pengeroyokan di Krandon Kudus, 8 Pemuda Diamankan Polisi

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:57 WIB