Program MBG Perlu Evaluasi Ulang, IWOI Jateng Minta Tindakan Tegas Terhadap Pelanggar

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Jawa Tengah, Hendra.

Sekretaris Jenderal DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Jawa Tengah, Hendra.


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Sekretaris Jenderal DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Jawa Tengah, Hendra, menegaskan perlunya evaluasi mendalam terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan di seluruh daerah, termasuk Provinsi Jawa Tengah. Program yang bertujuan meningkatkan status gizi anak didik ternyata ditemukan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Paguyuban Seni Reog "Satrio Mudo Krajan" Diresmikan, Momentum Kebangkitan Budaya Lokal di Pagersari

“Program MBG memiliki tujuan yang sangat baik, namun realitas pelaksanaannya menunjukkan banyak kekurangan. Anggaran yang dikeluarkan tidak sedikit, namun kualitas yang diperoleh belum sesuai harapan, bahkan tidak jarang menimbulkan masalah seperti kasus keracunan makanan yang sering muncul di media sosial,” ujar Hendra dalam keterangan resminya. Rabu (4/3/2026).

Baca Juga :  PT Praba Mas Hill Dapat Apresiasi, Bangun Jalan Tembus Grand Wood ke Dewi Sartika

Ia menekankan perlunya pemerintah melakukan kajian ulang terhadap program ini, termasuk penguatan pengawasan terhadap penyedia makanan. Setiap penyedia yang tidak mematuhi peraturan dan standar harus diberikan tindakan tegas sebagai konsekuensi.

Selain itu, sekolah sebagai pihak penerima juga diminta untuk lebih tegas. “Jika makanan yang diberikan tidak sesuai standar kualitas, gizi, maupun harga yang ditetapkan pemerintah, sekolah harus berani menolaknya,” jelasnya.

Baca Juga :  Perlu Wajah Baru, Susilo Sorot Pola Pikir Sempit dan Arogansi di Tubuh FKSB

DPW IWOI Jawa Tengah siap menerima aduan dari masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program MBG di wilayahnya.

“Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan program ini memberikan manfaat optimal. Evaluasi dan pengawasan yang baik adalah kunci keberhasilannya,” pungkas Hendra. (*)

Editor : Heri

Berita Terkait

Perlu Wajah Baru, Susilo Sorot Pola Pikir Sempit dan Arogansi di Tubuh FKSB
PT Praba Mas Hill Tangani Perbaikan Ruas Jalan Kalipancur-Lampu Merah, Prioritaskan Kenyamanan Pengguna Jalan
Bongkar Pengeboran Ilegal di Blora-Rembang, Polda Jateng Amankan Tiga Tersangka
PT Hua Hong Art Home Tinjau Lahan Perhutani KPH Semarang untuk Pengembangan Kerjasama Tanaman Jabon
Perkuat Kemanan Hutan, Perhutani KPH Semarang Gelar Patroli Gabungan
Perhutani KPH Semarang Tebar Kepedulian, 78 Mitra Terima Bingkisan Lebaran
Keluarga Besar Dimas Hendro Pimpinan Umum Viosarinews Rayakan Ultah Putri Tercinta
Dugaan Penipuan Perekrutan BIN di Semarang Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:10 WIB

PT Praba Mas Hill Tangani Perbaikan Ruas Jalan Kalipancur-Lampu Merah, Prioritaskan Kenyamanan Pengguna Jalan

Selasa, 14 April 2026 - 19:21 WIB

Bongkar Pengeboran Ilegal di Blora-Rembang, Polda Jateng Amankan Tiga Tersangka

Jumat, 10 April 2026 - 09:19 WIB

PT Hua Hong Art Home Tinjau Lahan Perhutani KPH Semarang untuk Pengembangan Kerjasama Tanaman Jabon

Selasa, 7 April 2026 - 16:11 WIB

Perkuat Kemanan Hutan, Perhutani KPH Semarang Gelar Patroli Gabungan

Selasa, 7 April 2026 - 11:53 WIB

Perhutani KPH Semarang Tebar Kepedulian, 78 Mitra Terima Bingkisan Lebaran

Berita Terbaru