Reuni yang Tertanam: Jejak Kasmaji 90 dalam Dekade Restorasi Ekosistem PBB

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KARANGANYAR || Portaljatengnews.com – Alam selalu jujur dan apa adanya, demikian juga ketika mengabadikan sebuah kebaikan dia mencatat dengan jernih dan detail tanpa mengurangi apapun.Tepatnya 3 tahun lalu, Juni 2022 saat Alumni SMA 1 Surakarta Angkatan 1990 ( Kasmaji 90 ) mengadakan Reuni angkatan, yang bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup Sedunia dalam agenda The Green Wave 2022. Sabtu (14/2/2026).

Alumni Kasmaji 90 mengadakan Gerakan Menanam Pohon dan Bakti Sosial yang berkolaborasi dengan OISCA International yang meng-organisir Gerakan Cildren’s Forest Program, dan segenap masyarakat desa di Kabupaten Karaganyar.

Kegiatan reuni tersebut dapat disebut Out Of the Box, di luar kebiasaan kegiatan reuni pada umumnya yang biasanya hanya berkumpul, makan-makan, bernyanyi bersama dan mengabadikan dokumen reuni dalam banyak foto.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Karanganyar Gelar Tanam Raya Jagung Serentak

Kasmaji 90 justru melakukan kegiatan Outdoor yang hangat, berkolaborasi dengan OISCA International yang dikomandani oleh bapak Rahmat, bersama masyaratat dari tiga Desa yaitu Plosorejo, Desa Kedung Dowo dan Desa Tomosiyo di Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan positif ini tidak hanya disambut hangat dan antusias oleh seluruh masyarakat Desa namun juga dicatat dengan tinta emas dalam penghargaan oleh United Nation (PBB) yang mengangkat thema Decade On Ecosystem Restoration 2021-2030.

Kasmaji 90 yang saat itu diketuai oleh Ervita, dan segenap alumninya sepakat untuk membagi kebahagiaan reuninya kepada alam dan masyarakat, dan telah terbukti nyata dengan tanaman indah, menyejukkan dan bermanfaat yang saat ini dapat dilihat menghiasi Kawasan Joko Songo, bahkan beberapa pohon telah menghasilkan buah.

Baca Juga :  PLN Terkesan Tutup Mata, Warga Desa Cikeusal Bantar Panjang Keluhkan Listrik Spanning Hampir 1 Tahun

Setelah tiga tahun berlalu, dalam pesan singkatnya Rahmat, ketua OISCA International dan salah satu tokoh masyarakat setempat hanya bisa menyampaikan harapan masyarakat.

“Semoga akan lebih banyak lagi reuni-reuni inspiratif yang dituangkan dalam bentuk kecintaan pada alam dan kehangatan dengan masyarakat desa, dan dapat menginspirasi untuk kita semua, sehingga mulai berpikir tentang kepedulian pada lingkungan,” jelas Ervita. Sabtu (14/2/2026).

Disamping itu, kata Ervita, mulai mengurangi kegiatan yang sifatnya hanya seremonial dan mengganti dengan hal yang lebih bermanfaat luas.

“Ditunggu reuni Inspiratif berikutnya,” pungkasnya.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Awali Senam Bersama, Kecamatan Kota Kudus Gelar Pelatihan dan Pemilahan Sampah
Perang Melawan Es Moni, Polsek Karangawen Sita 130 Botol Arak
Gencarkan Perang terhadap Narkoba, Polres Jepara Ungkap 20 TKP dan Sita Ribuan Obat Terlarang
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jepara Wadahi Kreativitas Siswa SLB Lewat Lomba Lukis Difabel
Terjaring OTT, Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK
Resmi Ditutup, KBM TNI Tahap VIII Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Desa Mojoagung
Bukan Mediasi Formal, PN Kudus Fasilitasi Pertemuan Cari Jalan Keluar Perkara Penipuan
Kawal Transparansi Keuangan, DPRD Demak Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:15 WIB

Awali Senam Bersama, Kecamatan Kota Kudus Gelar Pelatihan dan Pemilahan Sampah

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:46 WIB

Perang Melawan Es Moni, Polsek Karangawen Sita 130 Botol Arak

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:42 WIB

Gencarkan Perang terhadap Narkoba, Polres Jepara Ungkap 20 TKP dan Sita Ribuan Obat Terlarang

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:37 WIB

Terjaring OTT, Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:43 WIB

Resmi Ditutup, KBM TNI Tahap VIII Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Desa Mojoagung

Berita Terbaru