Tradisi Kirab budaya Buka Luwur Sunan Kedu Kudus

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan buka Luwur Sunan Kedu (Seikh Abdul Bashir) di desa Gribig, Kec. Gebog, Kab. Kudus. Tampak peserta kirab membentangkan spanduk kegiatan.

Kegiatan buka Luwur Sunan Kedu (Seikh Abdul Bashir) di desa Gribig, Kec. Gebog, Kab. Kudus. Tampak peserta kirab membentangkan spanduk kegiatan.


KUDUS || Portaljatengnews.com – Pengurus makam Kanjeng Sunan Kedu (Seikh Abdul Bashir) bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Gribig menggelar tradisi Kirab Budaya Buka Luwur. Selasa (8/7/2025).

Gelaran tradisi kirab budaya tersebut dalam rangka memperingati buka luwur Kanjeng Sunan Kedu yang diperingati setiap tanggal 13 Muharram pada penanggalan Arab.

Acara kirab budaya itu dihadiri Kepala Desa Gribig Imam Santoso, Camat Gebog Fariq Mustofa serta Forkopimcam Gebog dan dari Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus.

Kirab gunungan itu diarak mulai dari depan Bale Desa Gribig kemudian ke timur sampai pertigaan jalan raya Besito kemudian ke utara dan sesampainya di pertigaan Pukesmas Gebog lalu kebarat, dan finish di depan Madrasah Diniah Sunan Kedu yang berada di dukuh Krajan belakang makam Kanjeng Sunan Kedu.

Baca Juga :  Tragedi Galian C di Kudus: Dua Bocah Meregang Nyawa dalam Kubangan Maut!

Sebanyak dua puluh lima elemen masyarakat mengikuti kirab budaya tradisonal buka luwur kanjeng Sunan Kedu, diantaranya dari elemen Fatayat, Muslimat NU, IPNU IPPNU, Banser Gerakan Pemuda Anshor, dan perguruan pencak silat Setia Hati Terate, serta jajaran pemerintahan Desa Gribig dan elemen masyarakat lain.

Masyarakat Desa Gribig dan sekitarnya sangat antusias menyaksikan kirab budaya buka luwur Kanjeng Sunan Kedu, mereka dengan suka cita berjejer di pinggir jalan yang dilalui kirab, sebagian merekam para peserta kirab dan berswa foto dengan beck ground peserta kirab.

Pada kesempatan itu ketua pengurus makam Sunan Kedu Utomo mengungkapkan, bahwa kegiatan kirab dan tradisi buka luwur adalah sebagai upaya melestarikan budaya peninggalan Sunan Kedu.

Baca Juga :  Gedung Serbaguna SMP N 2 Gebog Diresmikan: Kado Istimewa untuk HUT ke-40

“Kegiatan ini adalah nguri uri peninggalan sunan kedu, yang telah menyebarkan agama islam di desa Gribig,” ujar Utomo.

Arak-arakan kuda dalam peringatan buka Luwur Sunan Kedu (Seikh Abdul Bashir).

Pada pelaksanaan kirab budaya buka luwur tahun ini, selain mengarak gunungan juga melibatkan empat kereta kuda yang di tumpangi oleh kepala desa Gribig, forkopimcam, dan para pengurus makam Kanjeng Sunan Kedu.

Dan setelah sampai di dukuh Krajan depan Madrasah Diniah Sunan Kedu, kirab gunungan dinyatakan finish dan selanjutnya dilakukan grebek gunungan, yang sebelumnya dilakukan doa beserta kepungan nasi nampan.

Laporan: Faizun
Editor: Heri

Berita Terkait

Tim Gegana Brimob Pati Periksa Paket Mencurigakan di Kudus, Ternyata Berisi Sayuran
Seperangkat Gamelan untuk Ekskul Hilang Dicuri, Polisi Selidiki TKP
Sedekah Bumi Desa Kedungsari: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon Jaka Tingkir
POPDA 2026 Kudus: 98 Atlet Catur Beradu Strategi, Cari Bibit Berbakat
Sedekah Bumi Desa Sambung: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon “Pendowo Tani”
Dugaan Kelalaian Pangan, Kasus Keracunan MBG di SMA 2 Kudus Dilaporkan ke Polisi
Sinergi Awasi Program Strategis, AMPM Kudus Audiensi dengan Polres Bahas MBG
AMPM Kudus Minta Klarifikasi ke Polres Kudus Terkait Keracunan Massal Siswa dari Program MBG

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Tim Gegana Brimob Pati Periksa Paket Mencurigakan di Kudus, Ternyata Berisi Sayuran

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:19 WIB

Seperangkat Gamelan untuk Ekskul Hilang Dicuri, Polisi Selidiki TKP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:21 WIB

Sedekah Bumi Desa Kedungsari: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon Jaka Tingkir

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:39 WIB

POPDA 2026 Kudus: 98 Atlet Catur Beradu Strategi, Cari Bibit Berbakat

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:35 WIB

Sedekah Bumi Desa Sambung: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon “Pendowo Tani”

Berita Terbaru