TPA Sampah Bau Menyengat, Ratusan Warga Desa Tanjungrejo Kudus Protes

- Redaksi

Kamis, 16 Januari 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga desa Tanjungrejo, Kec. Jekulo, Kudus, saat unjuk rasa terkait bau menyengat TPA sampah. (Dok.Ist)

Ratusan warga desa Tanjungrejo, Kec. Jekulo, Kudus, saat unjuk rasa terkait bau menyengat TPA sampah. (Dok.Ist)

KUDUS || Portaljatengnews.com – Ratusan masyarakat Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, yang tergabung dalam Forum Komunikasi ketua RW Desa Tanjungrejo melakukan aksi unjuk rasa di lokasi Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) sampah Desa setempat. Senin (16/1/2025).

Aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat Tanjungrejo itu dipicu adanya bau menyengat dari Tempat Pembuangan Ahir (TPA) sampah yang pengelolaannya kurang maksimal, aehingga menimbulkan bau tak sedap yang sangat menggangu warga masyarakat desa Tanjungrejo.

Selain menimbulkan bau tak sedap, TPA tersebut juga mencemari lingkungan sekitarnya, seperti timbulnya lindi di sebagian sumur warga Desa Tanjungrejo dan juga mencemari air Sungai Jati Pasihan.

Baca Juga :  HUT Partai Hanura ke-18 di Kabupaten Kudus: Momen Pendidikan Politik Kader

Selain itu berdampak kebeberapa lahan pertanian milik warga disekitar TPA.

Pada aksi unjuk rasa itu, Kepala Desa Tanjungrejo, Kristian Rahardianyato, juga ikut turun ke jalan berbaur dengan masa pengunjuk rasa.

Bahkan Dia juga melakukan orasi dengan suara lantang mengkritisi kinerja pihak pengelola TPA dan juga memprotes pemkab Kudus yang tak pernah mau merespon keluhan warga Tanjungrejo.

“Kami dari pemerintah desa Tanjungrejo dengan seluruh Ketua RW, Perwakilan dari masyarakat, bahwa kegiatan pagi hari ini sebetulnya sudah tidak kita inginkan, bertahun tahun kami menghimbau untuk tidak menggelar aksi, tapi apa boleh buat, kami pihak pemerintah desa sudah pernah mengajukan audensi ke Pj Bupati, tetapi tak pernah ada tanggapan baik lisan maupun tertulis,” kata Kades dalam orasinya.

Baca Juga :  Keluarga Korban Dugaan Pencabulan Siswi SD Oleh Guru di Gabus Grobogan Meminta Pelaku Dihukum Maksimal

Setelah Kepala Desa dan para pengunjuk rasa melakukan orasi, kemudian dilakukan audensi dengan pihak terkait di Balai Desa Tanjungrejo, yakni dari pihak dinas, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup,( PKPLH ) dinas PUPR, Dinas PPKAD, dan dan Bupati terpilih Sam’ani lntakoris.

Dalam audensi antara warga dan pihak terkait, membuahkan beberapa kesempatan, diantaranya, normalisai sungai dan drainase terdampak, serta penutupan sementara Tempat Tembuangan Akhir ( TPA ) Tanjungrejo.

Laporan: Faizun

Editor : Heri

Berita Terkait

Live TikTok Buat Sajam, 4 Remaja di Kudus Diamankan Polisi
Tim Gegana Brimob Pati Periksa Paket Mencurigakan di Kudus, Ternyata Berisi Sayuran
Seperangkat Gamelan untuk Ekskul Hilang Dicuri, Polisi Selidiki TKP
Sedekah Bumi Desa Kedungsari: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon Jaka Tingkir
POPDA 2026 Kudus: 98 Atlet Catur Beradu Strategi, Cari Bibit Berbakat
Sedekah Bumi Desa Sambung: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon “Pendowo Tani”
Curi Tas Milik Pedagang, Polsek Semarang Tengah Gercep Ungkap Identitas Dua Pelaku
Dugaan Kelalaian Pangan, Kasus Keracunan MBG di SMA 2 Kudus Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:34 WIB

Live TikTok Buat Sajam, 4 Remaja di Kudus Diamankan Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Tim Gegana Brimob Pati Periksa Paket Mencurigakan di Kudus, Ternyata Berisi Sayuran

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:19 WIB

Seperangkat Gamelan untuk Ekskul Hilang Dicuri, Polisi Selidiki TKP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:21 WIB

Sedekah Bumi Desa Kedungsari: Lestarikan Tradisi Lewat Lakon Jaka Tingkir

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:39 WIB

POPDA 2026 Kudus: 98 Atlet Catur Beradu Strategi, Cari Bibit Berbakat

Berita Terbaru