Seperangkat Gamelan untuk Ekskul Hilang Dicuri, Polisi Selidiki TKP

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


KUDUS || Portaljatengnews.com – Aksi pencurian menimpa aset berharga milik SMP Satu Atap Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Sebagian instrumen gamelan yang digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler karawitan diketahui hilang dari ruang penyimpanan. Peristiwa ini terungkap pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, saat guru hendak menyiapkan peralatan untuk kegiatan belajar.

Salah satu guru di sekolah tersebut, Kusumaningsih (45), menceritakan bahwa saat membuka ruang penyimpanan, ia mendapati kondisi di dalam ruangan berantakan dan sejumlah alat musik tradisional tersebut sudah tidak ada.

“Saat pintu dibuka, barang-barang di dalam terlihat acak-acakan dan beberapa perangkat gamelan sudah hilang dibawa pelaku,” ungkapnya.

Baca Juga :  Seleksi Penerimaan Murid KKO SMP3 Kudus, Kabid Disdikpora: Harus Fair Jangan Ada Titipan

Menyikapi kejadian ini, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Undaan AKP Uji Andi Haryono menyatakan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Identifikasi Tempat Kejadian Perkara (Inafis) Polres Kudus.

“Begitu menerima laporan, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mencari jejak yang ditinggalkan pelaku,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan pemeriksaan, instrumen gamelan yang hilang meliputi empat buah rancak bonang, satu set saron pelog, satu set saron slendro, lima buah kenong, satu set peking, satu set demung, serta satu buah gong. Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp20 juta.

Baca Juga :  Ribuan Warga Kudus Meriahkan Kirab Taksis Menara Kudus ke-491

Dari TKP, aparat juga menemukan dan mengamankan barang bukti berupa alat ganco, yang diduga digunakan pelaku untuk mencongkel jendela ruangan agar bisa masuk. Saat ini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku.

AKP Uji Andi Haryono turut mengimbau seluruh warga dan pengelola fasilitas umum untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan lingkungan.

“Kami imbau agar memperketat pengamanan, menggunakan kunci ganda, serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.

Laporan: Faizun

Editor : Portaljatengnews.com

Berita Terkait

Sugianto Bantah Mabuk: Proses Tukar Tanah Desa Jatiwetan Sesuai Aturan
Kecelakaan Kerja di PG Rendeng Kudus, Seorang Pekerja Meninggal Dunia
Pemprov Jateng Salurkan 61 Kursi Roda Adaptif dan 27 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Rapat Kerja Evaluasi, Lembaga Raudlatus Shibyan Kudus Tingkatkan Mutu Pendidikan
Aksi Damai di DPRD Kudus Berlangsung Tertib, Kapolres Apresiasi Penyampaian Aspirasi Santun
Proyek Gedung SMAN 1 Kudus Rp1,3 Miliar Disorot, Diduga Gunakan Kayu Bekas pada Rangka Atap
Polisi Amankan Empat Remaja Pembawa Sajam yang Diduga Hendak Tawuran di Kudus
Enam Bidang Tanah Warga Desa Panjang Resmi Masuk Program PTSL 2026

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Sugianto Bantah Mabuk: Proses Tukar Tanah Desa Jatiwetan Sesuai Aturan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Kecelakaan Kerja di PG Rendeng Kudus, Seorang Pekerja Meninggal Dunia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Pemprov Jateng Salurkan 61 Kursi Roda Adaptif dan 27 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Rapat Kerja Evaluasi, Lembaga Raudlatus Shibyan Kudus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Aksi Damai di DPRD Kudus Berlangsung Tertib, Kapolres Apresiasi Penyampaian Aspirasi Santun

Berita Terbaru