Ubah Pola Pikir, Pemerintah Kota Kudus Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KUDUS || Portaljatengnews.com – Pemerintah Kecamatan Kota Kudus menggelar kegiatan senam bersama yang dirangkaikan dengan pelatihan dan edukasi pemilahan sampah. Kegiatan yang diikuti oleh kader PKK dari seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Kota Kudus ini dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Kota Kudus. Jumat (26/6/2026).

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mendorong pengelolaan sampah agar memiliki nilai guna dan ekonomi. Selain mempererat kebersamaan melalui senam, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai cara memilah sampah sejak dari rumah tangga.

Camat Kota Kudus, Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, melindungi lingkungan dari pencemaran akibat penumpukan sampah, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kedua, mendorong masyarakat mendaur ulang sampah yang masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bermanfaat. Ketiga, mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos untuk menyuburkan tanaman dan mendukung kelestarian alam.

Baca Juga :  Event Senam Massal di Kudus, Tari Kretek Caping Kalo ikut Diluncurkan

Menurutnya, pengelolaan sampah memerlukan perubahan pola pikir. Selama ini masih ada kebiasaan membakar, menimbun, atau membuang sampah ke sungai, hal yang justru memicu pencemaran dan risiko kesehatan.

“Melalui edukasi ini, kami bersama Tim Penggerak PKK ingin mengubah kebiasaan tersebut, sejalan dengan program yang dicanangkan Bupati Kudus, Samani Intakoris,” ujar Abu Bakar.

Baca Juga :  Mediasi Kasus Dugaan Penipuan di Kudus Berakhir Buntu, Korban Minta Kepastian Penyelesaian Perkara

Ia berharap gerakan sederhana memilah sampah ini membawa manfaat nyata, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga.

Sementara itu, narasumber kegiatan Ahmad Munaji melontarkan semangat melalui jargon “Dari sampah untuk sampah”. Maksudnya, sampah yang dipilah dan didaur ulang dapat diolah menjadi barang bernilai jual, dan hasil penjualannya dapat dimanfaatkan kembali untuk membiayai layanan pengangkutan sampah.

Laporan: Faizun
Editor: Heri

Berita Terkait

Diduga Dipicu Masalah Asmara, Perempuan di Kudus Ditemukan Terluka di Kamar Hotel
Balap Liar Meresahkan Warga, Polisi Amankan 44 Motor dalam Operasi Dini Hari
Awali Senam Bersama, Kecamatan Kota Kudus Gelar Pelatihan dan Pemilahan Sampah
Bukan Mediasi Formal, PN Kudus Fasilitasi Pertemuan Cari Jalan Keluar Perkara Penipuan
Jawab Kasus Kekerasan Anak, Polres Kudus Tegaskan Komitmen Perlindungan
Personel Berprestasi Diberi Reward, Kapolres Kudus Dorong Semangat Melayani Masyarakat
Mediasi Kasus Dugaan Penipuan di Kudus Berakhir Buntu, Korban Minta Kepastian Penyelesaian Perkara
IOSKI Kudus Gelar Gebyar Senam, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pererat Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:38 WIB

Diduga Dipicu Masalah Asmara, Perempuan di Kudus Ditemukan Terluka di Kamar Hotel

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:22 WIB

Balap Liar Meresahkan Warga, Polisi Amankan 44 Motor dalam Operasi Dini Hari

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:15 WIB

Awali Senam Bersama, Kecamatan Kota Kudus Gelar Pelatihan dan Pemilahan Sampah

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:45 WIB

Bukan Mediasi Formal, PN Kudus Fasilitasi Pertemuan Cari Jalan Keluar Perkara Penipuan

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:15 WIB

Jawab Kasus Kekerasan Anak, Polres Kudus Tegaskan Komitmen Perlindungan

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani Telawa Bentuk Panitia memeriahkan HUT Ke-81

Selasa, 14 Jul 2026 - 23:22 WIB

Semarang

Kembali Marak, Judi Togel di Semarang Disorot Masyarakat

Selasa, 14 Jul 2026 - 23:07 WIB