Video Viral Anjing Dikuliti Hidup-hidup di Sragen Ditepis Kapolres

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi.

Gambar ilustrasi.

SRAGEN || Portaljatengnews.com – Publik digegerkan dengan beredarnya video viral anjing dikuliti hidup-hidup di media sosial.

Video yang sempat diunggah oleh akun @ahmadxxx. Dalam unggahannya, tempat kejadian itu di wilayah Sragen, Jawa Tengah.

Video yang menunjukan tindakan keji itu kemudian membuat geram masyarakat luas.

Menanggapi keresahan masyarakat, Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, langsung menginstruksikan bawahannya agar dilakukan penyelidikan menyeluruh. Kemudian setelah dikroscek, ia menegaskan bahwa video tersebut tidak terjadi di wilayah hukum Sragen.

“Kami telah melakukan pengecekan secara menyeluruh, baik di tingkat Polres maupun Polsek, dan memastikan bahwa tidak ada kejadian seperti dalam video itu di Sragen,” jelas AKBP Petrus, Minggu (8/6/2025).

Baca Juga :  Sesko TNI Gelar Shalat Gaib dan Doa Bersama untuk Anggota Polri yang gugur di Lampung

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang dimaksud sebelumnya telah diunggah oleh akun Instagram @catty_home_jember pada 5 Januari 2025. Hal ini mengindikasikan bahwa peristiwa tersebut kemungkinan besar terjadi di wilayah lain, diduga di Jember, Jawa Timur.

Jejak digital dan waktu unggahan memperkuat bahwa video tersebut bukan kejadian baru. Selain itu, tidak ditemukan satu pun laporan masyarakat atau bukti di lapangan yang mendukung klaim bahwa insiden tersebut terjadi di Sragen.

Baca Juga :  Ditemukan Mayat Bayi di Bawah Pohon Pisang di Kudus, Polisi Selidiki Pelakunya

Polisi menduga video lama tersebut sengaja disebarkan ulang dengan narasi menyesatkan, seolah-olah baru terjadi di Sragen. Tindakan semacam ini tidak hanya menyesatkan publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan keresahan sosial.

Pihak kepolisian kini tengah mendalami asal-usul video serta menelusuri pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah terpancing atau ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegas AKBP Petrus. (Agus/*)

Berita Terkait

Curi Tas Milik Pedagang, Polsek Semarang Tengah Gercep Ungkap Identitas Dua Pelaku
Perhutani dan Kejaksaan Negeri Sragen Tandatangani Kerja Sama Bidang Hukum Perdata dan TUN
Perkuat Perlindungan Hukum, Perhutani KPH Telawa Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Sragen
Kabel Wifi di Sragen Celakai Pengguna Jalan: Dinilai Tata Kelola Infrastruktur Lemah
Rumah Kosong di Banjarejo Blora Ludes Terbakar Akibat Tersambar Petir
Lalai Pindahkan BBM di Dekat Api, Warga Blora Alami Luka Bakar
Dugaan Jebakan di Balik OTT Wartawan Mojokerto, Vio Sari: Tangkap Juga Pelaku Penyuap!
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Demak, Polisi Cari Keluarga Korban

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:26 WIB

Curi Tas Milik Pedagang, Polsek Semarang Tengah Gercep Ungkap Identitas Dua Pelaku

Selasa, 28 April 2026 - 16:38 WIB

Perhutani dan Kejaksaan Negeri Sragen Tandatangani Kerja Sama Bidang Hukum Perdata dan TUN

Sabtu, 25 April 2026 - 11:17 WIB

Perkuat Perlindungan Hukum, Perhutani KPH Telawa Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Sragen

Kamis, 23 April 2026 - 21:56 WIB

Kabel Wifi di Sragen Celakai Pengguna Jalan: Dinilai Tata Kelola Infrastruktur Lemah

Sabtu, 11 April 2026 - 07:32 WIB

Rumah Kosong di Banjarejo Blora Ludes Terbakar Akibat Tersambar Petir

Berita Terbaru