BOYOLALI || Portaljatengnews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melaksanakan kegiatan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama masyarakat desa hutan (MDH) guna menjaga dan meningkatkan kewaspadaan potensi karhutla di kawasan hutan dengan pengelolaan khusus (KHDPK) pada Selasa (04/08/2026).
Patroli ini dilaksanakan di Petak 33c, desa Sarimulyo Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali, wilayah kerja Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kadirejo, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gemolong, sebagai bentuk upaya menjaga dan melindungi aset negara serta mempertahankan keberlanjutan fungsi ekologi hutan yang sangat penting bagi masyarakat dan lingkungan.
Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.149/MENLHK/SETJEN/KUM.1.2/2022 tentang Penetapan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK),sebagian hutan yang sebelumnya dikelola Perhutani ditetapkan menjadi kawasan KHDPK untuk mendukung program perhutanan social, konservasi, rehabilitasi hutan serta pemberdayaan masyarakat.
Patroli dilakukan dengan menyusuri kawasan hutan yang dinilai rawan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Petak 33c yang merupakan kawasan hutan dengan pengelolaan khusus (KHDPK), merupakan hutan produktif yang sebelumnya dikelola Perhutani KPH Telawa.
Petugas juga memasang plang informasi pencegahan Karhutla serta menyempatkan memberikan sosialisasi antisipasi pencegahan Karhutla kepada para masyarakat hutan yang ditemui.
Patroli dipimpin oleh Kepala BKPH Gemolong Susanto bersama KRPH Kadirejo, Sulis serta jajaran bersama masyarakat desa KTH Sarirejo desa Sarimulyo bapak Joko.
Kepala BKPH Gemolong dalam kesempatan ini menyampaikan “Meskipun wilayah tersebut tidak lagi berada di bawah pengelolaan Perhutani, kegiatan patroli pencegahan karhutla ini merupakan bagian dari tanggung jawab Perhutani untuk menjaga aset berupa tanaman atau pohon yang memiliki nilai strategis bagi ekonomi dan lingkungan, bersama masyarakat merawat hutan agar hutan tetap lestari,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu anggota tokoh KTH, Joko, mengapresiasi kepada petugas Perhutani yang masih peduli terhadap kelestarian hutan KHDPK dengan memberikan arahan dan pemasangan imbauan pencegahan karhutla.
“Kami bersama Perhutani siap melangkah bersama merawat hutan, dan semoga Perhutani selalu bersedia memberikan pendampingan kepada kami dalam pengelolaan lahan KHDPK sesuai dengan aturan yang telah ditentukan,” ujarnya.
Laporan: Wahyu
Editor : Heri
Sumber Berita : Kom-PHT/TLW/W3P






