Wamensos Berikan Bantuan Korban Bencana Banjir di Grobogan Sebesar Rp 601 Juta

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamensos Agus Jabo Priyono saat menyerahkan bantuan sebesar Rp 601 juta sacara simbolis kepada Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, untuk korban bencana banjir. (Dok.Ist)

Wamensos Agus Jabo Priyono saat menyerahkan bantuan sebesar Rp 601 juta sacara simbolis kepada Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, untuk korban bencana banjir. (Dok.Ist)

GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Kementerian sosial melalui Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono, memberikan bantuan kepada korban bencana banjir di Grobogan, pada Senin (27/1/2025).

Bantuan yang diberikan senilai Rp 601 juta, yang diserahkan secara simbolis oleh Wamensos Agus Jabo Priyono kepada Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Baca Juga :  Polres Grobogan Ringkus Dua Pelaku Pembacokan di Wirosari, Dendam Lama Jadi Pemicu

Adapun bantuan tersebut berupa buffee stock logistik bencana alam, bantuan bahan bangunan rumah (BBR), bantuan 250 paket sembako, dab 100 paket alat kebersihan.

Agus Jabo Priyono, mengatakan nantinya setelah di Jakarta akan berkoordinasi dengan menteri koordinator (Menko) untuk langkah selanjutnya.

“Biasanya kita akan dipanggil oleh Menko, mengenai bencana seperti ini, bagaimana langkah-langkah selanjutnya, seperti apa,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Grobogan Terjun Langsung Bagikan Takjil Ramadan

Kemensos juga telah mengidentifikasi sekitar 13 rumah rusak, dan rencananya rumah-rumah tersebut akan diberikan bantuan untuk pembangunan, masing-masing senilai Rp 25 juta.

Selain itu, Wamensos meminta kepada Pemerintah Grobogan, untuk melakukan asesmen terhadap rumah-rumah lainnya yang belum terdata untuk selanjutnya diberikan bantuan.

Baca Juga :  Momen Hari Santri, 10 Ponpes di Grobogan Dapat Bantuan Sembako dari Mas Gibran

Agus Jabo mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap adanya potensi bencana hidrometeorologi yang saat ini sedang marak terjadi di Indonesia.

“Diperkirakan risiko bencana ini akan terjadi hingga Maret 2025,” ujarnya.

Laporan: Putra

Editor : Heri

Berita Terkait

Kirab Boyong Grobog dalam HUT ke-300 Kabupaten Grobogan Digelar Sederhana
Perang Sarung Remaja di Desa Termas Grobogan Berujung Maut, Simak Imbauan Kapolsek Karangrayung
Wabup Grobogan Resmikan SPPG Branggah Kedungjati, Janjikan Kualitas Makanan Bergizi Aman
Forum Perangkat Daerah Grobogan: Sinkronkan Rencana Pembangunan untuk Ekonomi Inklusif dan Pelayanan Modern
Kasus Kecelakaan Maut di Simpang Godong, Kades Kemloko Berpeluang Jadi Tersangka
Perhutani Bersama Polres Grobogan Perkuat Keamanan Hutan dan Mitigasi Bencana Alam
Di Tengah Refocusing Anggaran, Musrenbangcam Gubug Hadirkan Sentuhan Budaya dan Ekonomi Lokal 
Usai Keracunan Masal MBG Gubug, Kasus Serupa Terjadi di Pulongrambe, Kapolres Grobogan Bungkam

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:39 WIB

Kirab Boyong Grobog dalam HUT ke-300 Kabupaten Grobogan Digelar Sederhana

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:10 WIB

Perang Sarung Remaja di Desa Termas Grobogan Berujung Maut, Simak Imbauan Kapolsek Karangrayung

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:19 WIB

Wabup Grobogan Resmikan SPPG Branggah Kedungjati, Janjikan Kualitas Makanan Bergizi Aman

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:33 WIB

Forum Perangkat Daerah Grobogan: Sinkronkan Rencana Pembangunan untuk Ekonomi Inklusif dan Pelayanan Modern

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:36 WIB

Kasus Kecelakaan Maut di Simpang Godong, Kades Kemloko Berpeluang Jadi Tersangka

Berita Terbaru