Usai Keracunan Masal MBG Gubug, Kasus Serupa Terjadi di Pulongrambe, Kapolres Grobogan Bungkam

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ss chat WhatsApp

ss chat WhatsApp


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Tak lama setelah kasus keracunan masal Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi pada Jumat (9/1/2026) di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan hingga memakan korban mencapai 804 orang, kini kejadian serupa kembali tercatat di wilayah Kecamatan Tawangharjo. Kali ini, sebanyak delapan orang siswa dari dua sekolah dasar di sekitar SPPG Pulongrambe diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program yang sama, pada Jumat (30/1/2026).

Sebelumnya, pada awal bulan ini, kawasan Gubug sempat diguncang oleh kasus keracunan MBG yang membuat ratusan siswa/santri mendapatkan perawatan medis. Kini, dengan munculnya kasus baru di Pulongrambe, masyarakat mengungkapkan kekhawatiran terkait keamanan pangan dalam program MBG yang merupakan prioritas pemerintahan pusat.

Baca Juga :  Berkedok Rumah Makan, Warung Miras di Wirosari Ramai Pengunjung Saat Malam Hari

Namun demikian, Kapolres Grobogan, saat dikonfirmasi via Whatsapp oleh wartawan terkait perkembangan penyelidikan kasus keracunan masal MBG yang terjadi di wilayah kecamatan Gubug, terkesan bungkam.

“Saat dikonfirmasi via Whatsapp terkait hal itu ke Kapolres Grobogan terkesan bungkam. Saat dichat contreng biru kemudian langsung contreng satu, awalnya saya kira diblokir, selang kemudian jadi contreng dua hitam,” tutur sumber. Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Urus Surat Pindah Nikah di Kantor Desa Putatnganten, Warga Dusun Bogor Dipungut Rp150 Ribu

Menurutnya, chat tersebut harusnya dibalas dengan humanis. “Ndak pas lah seorang Kapolres..masak seorang wartawan nanya begitu ndak dibalas, jadi kesannya belum siap jadi pemimpin,” ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, membuat masyarakat menginginkan klarifikasi dan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

(ttg/@wg)

Berita Terkait

Kedepankan Kode Etik dan Kekompakan, DPC INSPI Grobogan Resmi Terbentuk
Perhutani KPH Telawa Laksanakan Monev Pengelolaan Wisata Embun Bening Kedungombo Park
Kebakaran Rumah di Sambirejo Putatnganten, Api Bermula dari Kompor, Kerugian Capai Rp 150 Juta
Perhutani KPH Telawa Perkuat Sinergi dengan LMDH Manunggal Jati untuk Jaga Kelestarian Hutan
Perhutani bersama TNI,Polri dan Masyarakat Sosialisasikan Pencegahan Karhutla
Sidang Ilegal Logging: Kades Lebengjumuk Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Penasihat Hukum Ajukan Pembelaan
P3A Putatnganten Maksimalkan Proyek P3-TGAI, Bongkar Bangunan Lama dan Tambah Saluran Demi Lancarnya Irigasi
Senin Pagi Rumah Hangus Terbakar di Karanganyar Karangrayung, Diduga Korsleting Listrik

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:56 WIB

Kedepankan Kode Etik dan Kekompakan, DPC INSPI Grobogan Resmi Terbentuk

Selasa, 22 September 2026 - 09:19 WIB

Perhutani KPH Telawa Laksanakan Monev Pengelolaan Wisata Embun Bening Kedungombo Park

Sabtu, 19 September 2026 - 08:46 WIB

Kebakaran Rumah di Sambirejo Putatnganten, Api Bermula dari Kompor, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 14:27 WIB

Perhutani KPH Telawa Perkuat Sinergi dengan LMDH Manunggal Jati untuk Jaga Kelestarian Hutan

Kamis, 10 September 2026 - 22:14 WIB

Perhutani bersama TNI,Polri dan Masyarakat Sosialisasikan Pencegahan Karhutla

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani KPH Telawa road show Monev Persiapan Tanaman 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:16 WIB