Warga Dukuhsekti Pati Keluhkan Jembatan dan Jalan Penghubung Antar Desa Rusak Parah

- Redaksi

Senin, 10 Februari 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jalan dan jembatan yang menghubungkan dua desa rusak parah.

Foto: Jalan dan jembatan yang menghubungkan dua desa rusak parah.

PATI || Portaljatengnews.com – Akses jalan dan jembatan yang menghubungkan dua desa, yakni Desa Dukuhsekti dan Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhsekti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dalam kondisi rusak parah. Hal itu dinilai menggangu aktivitas warga masyarakat pengguna jalan terutama pada musim penghujan.

Meskipun sempat dijanjikan pemerintah akan ada perbaikan, tetapi janji tersebut sampai saat ini tak kunjung terealisasi, hingga membuat warga kecewa.

Baca Juga :  TMMD Sengkuyung Kodim Pati Capai 67 Persen Betonisasi Jalan, Penyuluhan Non Fisik Tuntas 100 Persen

Salah seorang warga bernama Tiara mengungkapkan, saat musim hujan, kondisi jalan menjadi becek, berlubang dan licin. Sementara saat musim kemarau, jalanan menjadi berdebu, sehingga mengganggu aktivitas warga sehari-hari, ditambah lagi kondisi jembatan saat ini bolong-bolong.

“Takutnya pengguna jalan bisa tergelincir atau terperosok, karena kalau musim hujan licin,” kata Tiara, Senin ( 10/2/2025 ).

Baca Juga :  Aksi Damai Masyarakat Pati Dukung UU TNI

Andi, seorang pengendara lainnya juga mengeluhkan hal serupa.

“Setiap hari saya lewat jalan sini, enggak pernah bagus (jalanannya), ditambah lagi, jembatan tersebut bolong dan harus bergantian melewatinya,” tutur Andi.

Kerusakan jembatan tersebut menyebabkan akses warga terhalang. Mereka harus mencari jalan alternatif yang jauh lebih panjang dan sulit dilalui.

Baca Juga :  Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga Dusun Turi Kecamatan Gabus Pati

Selain jembatan, jalan yang menghubungkan desa-desa di wilayah Dukuhseti sampai Tayu juga rusak parah. Jalan berlubang dan berdebu saat musim panas, sehingga menyulitkan warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Pemerintah setempat telah berjanji untuk segera memperbaiki jembatan dan jalan tersebut. Namun, sampai sekarang warga masih menunggu tindakan nyata dari pemerintah.

Laporan: Abdul Faqih

Berita Terkait

Pabrik Tas di Pati Diduga Ilegal, Adv Bagas Pamenang: Warga Resah, 90 Persen Pekerja Diduga WNA
Berikan Rasa Aman dan Nyaman, Babinsa 21/ Trangkil   Laksanakan Pengamanan Ibadah Natal
Bela Negara di Lapas Pati: Disiplin dan Loyalitas Jadi Bukti Nyata
Danrem 073/Makutarama Tinjau Rencana Strategis Pembangunan Batalyon TP di Kodim 0718/Pati
Polresta Pati Ungkap Kasus Persetubuhan Anak dan Pembuangan Bayi
Bisik Kawan Gelar Khitanan Massal Gratis dan Santunan Anak Yatim di Desa Karaban Pati
Sparko Pati Kirim 4 Kontingen ke FORDA Jateng 2025, Raih Juara 3
Terendus Judi Sabung Ayam di Juwana Pati Bebas Beroperasi, APH Disinyalir Tutup Mata

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:53 WIB

Pabrik Tas di Pati Diduga Ilegal, Adv Bagas Pamenang: Warga Resah, 90 Persen Pekerja Diduga WNA

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:26 WIB

Berikan Rasa Aman dan Nyaman, Babinsa 21/ Trangkil   Laksanakan Pengamanan Ibadah Natal

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:57 WIB

Bela Negara di Lapas Pati: Disiplin dan Loyalitas Jadi Bukti Nyata

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:12 WIB

Danrem 073/Makutarama Tinjau Rencana Strategis Pembangunan Batalyon TP di Kodim 0718/Pati

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:51 WIB

Polresta Pati Ungkap Kasus Persetubuhan Anak dan Pembuangan Bayi

Berita Terbaru