BOYOLALI || Portaljatengnews.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa memberikan penghargaan berupa 5 ekor kambing kepada mandor tanam dan KRPH yang dinilai berprestasi pada pelaksanaan tanaman tahun 2025. Penyerahan dilakukan Kamis (18/6/2026) sebagai bentuk motivasi sekaligus dorongan untuk meningkatkan kinerja ke depan.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan Tim Evaluasi Tanaman KPH Telawa pada April–Mei 2026. Indikator yang digunakan meliputi persentase tumbuh tanaman, kualitas tanaman, serta unsur penunjang yang ada di petak-petak tanaman.
Evaluasi tahunan ini berfungsi sebagai tolak ukur teknis sekaligus melihat peran Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang terlibat sejak tahap persiapan, penanaman, pemeliharaan hingga pengamanan tanaman. Melalui skema Kemitraan Kehutanan dan sistem tumpangsari, Perhutani memberikan akses legal bagi warga untuk menggarap lahan bersama, sehingga tujuan reboisasi dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan.
Administratur KPH Telawa Heri Nur Afandi menyampaikan apresiasi atas kerja profesional petugas lapangan yang menghasilkan persentase tumbuh tanaman yang tinggi. “Penghargaan berupa kambing ini bertujuan memotivasi KRPH dan mandor tanam agar lebih semangat. Diharapkan juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif bersama LMDH atau pesanggem di lokasi,” ujarnya.
Ketua LMDH Sumber Agung Desa Sendangharjo, Sujono yang juga pesanggem di petak 96a RPH Larangan BKPH Ketawar dan meraih peringkat pertama, menyambut baik apresiasi tersebut. “Semoga ini memicu semangat rekan lain. Jika ada tanaman yang mati, segera disulam agar hasilnya makin baik dan bisa mendapatkan penghargaan serupa,” harapnya.
Laporan: Wahyu
Editor : Heri







