BOYOLALI || Portaljatengnews.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melaksanakan rapat evaluasi kinerja realisasi pekerjaaan Semester I Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan coaching bagi seluruh person in change (PIC) Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) di Kantor KPH Telawa, Kamis , 9 Juli 2026.
Kegiatan dipimpin Administratur KPH Telawa, Titus Aryanto, dan diikuti Segenap Kepala Seksi dan KepalaSub Seksi . Dalam forum tersebut, masing-masing peserta rapat memaparkan realisasi kinerja, kendala di lapangan, serta rencana strategi percepatan target pada semester kedua tahun ini.
Administratur KPH Telawa Titus Aryanto mengatakan, rapat evaluasi pekerjaan menjadi sarana untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus membangun pola pikir strategis para person in change (PIC) serta mengetahui capaian produktifitas kerja setiap bagian sehingga target perusahaan dapat tercapai.
“Saya berharap para pejabat mampu memahami secara utuh target yang harus dicapai, menganalisis kondisi yang dihadapi saat ini serta memiliki komitmen kuat Sebagai pimpinan adalah memfasilitasi proses berpikir setiap karyawan agar mampu memaksimalkan potensi personal maupun profesional mereka dalam menjawab tantangan, memenuhi target, serta mengatasi berbagai kendala di lapangan,” ujar Titus.
Sementara itu, Kepala Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Kriswantoro, menyampaikan kegiatan evaluasi pekerjaan yang rutin dilaksanakan tersebut memberikan perspektif baru dalam mengelola wilayah kerja, juga membantu Kasi dan KSS KPH Telawa menyusun strategi yang lebih efektif untuk mempercepat pencapaian target.
“Kami menjadi lebih memahami prioritas pekerjaan, mampu mengidentifikasi akar permasalahan, serta menyusun langkah-langkah konkret untuk mempercepat pencapaian target Semester II tahun 2026. Arahan pimpinan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan di wilayah kerja masing-masing,” ungkap Kriswantoro.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Telawa berharap seluruh Rencana Operasional Semester II Tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif. Target produksi kayu, Agroforestri, Opset dan Wisata dapat tercapai sehingga menjadi pendapatan, dan laba perusahaan.
Laporan: Wahyu






