Hotman Paris: Pernyataan Saya Bukan Merendahkan Profesi Wartawan

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Hotman Paris Hutapea.

Pengacara Hotman Paris Hutapea.


JAKARTA || Portaljatengnews.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjelaskan latar belakang pernyataannya yang dianggap merendahkan profesi wartawan secara umum. Penjelasan ini disampaikannya saat dikonfirmasi Viosarinews.com via telpon, Rabu (22/7/2026).

Menurut Hotman Paris, kejadian pada Jumat sore sekitar pukul 19.00 WIB di lobi Kejaksaan Agung itu bukanlah konferensi pers resmi yang diundang pihaknya namun hanya door stop.

“Kami sedang mendampingi tersangka, jadi tidak mungkin menggelar konferensi pers. Tanpa undangan pun awak media sudah menumpuk menunggu, namun hari itu bukan hanya wartawan yang hadir, ada aktivis, mahasiswa dan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pangkalan Resmi, Harga Naik? Viosari Kritisi Dampak Kebijakan Baru Terkait LPG 3 Kg

Dikatakan, saat itu dirinya sedang dalam kondisi sakit saraf kejepit yang baru saja berobat ke Singapura, sehingga tidak sanggup berdiri lama. Ia bahkan meminta petugas menyediakan meja agar bisa duduk saat menjawab pertanyaan mendadak tersebut.

Masalah muncul ketika ada pertanyaan yang menanyakan soal “agenda tersembunyi Polri”. Hotman mengaku sama sekali tidak mengetahui hal tersebut dan sudah menjawab tidak tahu. Namun pewawancara terus mendesak seolah-olah dirinya sudah memberikan jawaban pasti.

“Lu punya otak ngak? Artinya kamu tidak ngerti apa jawaban aku sebelumnya? Kenapa desak ulang-ulang pertanyaan yang sama dan menjerat. Tidak jelas apa dia wartawan atau bukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Blora Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo, Sukses Kawal Produksi Jagung Nasional

Luapan kalimat yang menuai kecaman itu diucapkannya secara spontan karena merasa terus dipojokkan. Ia pun menyayangkan pengambilan rekaman yang tidak utuh sehingga menghilangkan konteks kejadian sesungguhnya.

“Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak bermaksud merendahkan atau menghina profesi wartawan, maupun organisasi wartawan. Itu hanya reaksi spontan saat dihadapkan pada pertanyaan yang tidak masuk akal,” pungkasnya.

(Vio Sari)

Editor : Heri

Berita Terkait

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Sah Pimpin Polri, Simak Ucapan Selamat dari Pemred Portaljatengnews.com 
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
KPK Respons Permintaan Gus Alex Hadirkan Jokowi sebagai Saksi di Sidang Korupsi Kuota Haji
Liputan Erupsi Anak Krakatau Berujung Hilang Kontak, BM PAN Minta SAR Maksimalkan Pencarian
Prabowo Sebut Wartawan “Londo Ireng”, Vio Sari: Sangat Tidak Pantas dan Ciptakan Suasana Gaduh
Usai OTT, KPK Naikkan Kasus Bupati Pemalang ke Penyidikan dan Tetapkan Empat Tersangka
Wajah Biadab Terorisme di Tanah Papua: Ketika Darah Saudara Sendiri Ditumpahkan Atas Nama Doktrin Sesat
Tragedi di Intan Jaya: Penembakan Warga Sipil dan Gugatan Kemanusiaan atas Kebijakan Represif di Papua

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Sah Pimpin Polri, Simak Ucapan Selamat dari Pemred Portaljatengnews.com 

Selasa, 15 September 2026 - 09:20 WIB

Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 12 September 2026 - 10:27 WIB

KPK Respons Permintaan Gus Alex Hadirkan Jokowi sebagai Saksi di Sidang Korupsi Kuota Haji

Kamis, 10 September 2026 - 20:06 WIB

Liputan Erupsi Anak Krakatau Berujung Hilang Kontak, BM PAN Minta SAR Maksimalkan Pencarian

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Sebut Wartawan “Londo Ireng”, Vio Sari: Sangat Tidak Pantas dan Ciptakan Suasana Gaduh

Berita Terbaru

Kudus

Pengeroyokan di Krandon Kudus, 8 Pemuda Diamankan Polisi

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:57 WIB