KUDUS || Portaljatengnews.com – Kabupaten Kudus sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga combat sport bertajuk Shaduk Jotosh. Gelaran yang digagas oleh Kudus Wani Tanding (KWT) ini berlangsung meriah di Gelanggang Olahraga (GOR) Kudus, Wergu Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Sabtu (25/7/2026).
Ajang ini mempertemukan puluhan petarung dari berbagai daerah di Jawa Tengah, antara lain Kudus, Pati, Jepara, dan wilayah lainnya. Kompetisi yang mempertandingkan nomor tinju (boxing) dan kickboxing ini disambut antusiasme tinggi masyarakat, di mana tribun penonton penuh sesak, khususnya pada kelas reguler.
Sebanyak 140 petarung tampil dalam 70 partai pertandingan yang mencakup kategori atlet amatir, pemula, hingga kalangan influencer. Salah satu laga yang menyita perhatian adalah pertarungan yang melibatkan petarung asal Pati, Ahmad Husen. Dalam pertandingan tersebut, Husen beberapa kali tersungkur dan akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan selisih penampilan yang cukup mencolok.
Meski berlangsung sengit, seluruh rangkaian pertandingan berjalan dalam suasana sportif, menjunjung tinggi semangat persaingan sehat dan permainan bersih (fair play). Para petarung menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas ring, sementara penonton memberikan dukungan secara tertib tanpa insiden yang berarti.
Blegoh Alun Sedayu selaku penyelenggara berharap gelaran ini menjadi momentum penting untuk mendorong perkembangan olahraga bela diri di Kudus.
“Dengan terselenggaranya Shaduk Jotosh ini, selain menjadi wadah bagi atlet untuk mengasah kemampuan, kami berharap ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit petarung berprestasi yang nantinya dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional,” ujar Alun Sedayu.
Acara yang berlangsung semarak dan menghibur tersebut berakhir dalam keadaan kondusif dan aman.
Laporan: Faizun
Editor: Portaljatengnews.com






