Direktur LPK Sakura Angkat Bicara Terkait Tuduhan Berita Bohong

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alip Masrikan, Direktur LPK Sakura.

Alip Masrikan, Direktur LPK Sakura.

GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Alip Masrikan (37) Direktur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sakura yang berkantor di jalan Kyai Busro, Kuripan, Purwodadi, berencana menempuh jalur hukum atas tuduhan berita bohong dalam sebuah pemberitaan yang beredar di media online.

Alip mengatakan, bahwa semua tuduhan yang di alamatkan kepada LPK Sakura tidak benar.

“Semua tuduhan yang ditulis di media itu bohong, tidak ada fakta kebenarannya, bisa diklarifikasi langsung sama siswa-siswa disini, kalau ada satupun Monggo silahkan,” ungkapnya. Minggu (25/5/2025).

Baca Juga :  Budayawan Surati Presiden, Usulkan Lagu Indonesia Raya 3 Stanza Wajib Dinyanyikan

Ia menegaskan, bahwa semua tuduhan itu adalah opini bukan fakta yang ada di lapangan.

“Ini orang nulis berita tanpa dikonfirmasi terlebih dahulu, hanya sepihak. Dan tuduhan itu sangat tidak berdasar,” ujarnya.

Dikatakan, dalam pemberitaan tersebut, narasumber yang memberikan keterangan tidak sesuai fakta di lapangan. Ia pun ingin bertemu penulisnya.

Baca Juga :  Terobosan Pemkab Grobogan, Gedung Riptaloka Disulap Jadi Pusat Pengendali Informasi

“Saya hanya ingin bertemu penulisnya, maksud dan tujuannya apa, inikan termasuk pencemaran nama baik. Saya kasih waktu 2×24 jam, jika tidak punya itikad baik, terpaksa saya akan tempuh jalur hukum,” jelasnya.

Alip Masrikan, saat menunjukan 5 siswa di handphone miliknya, yang hendak berangkat ke Jepang.

Dalam kesempatan itu, Alip menunjukan 5 calon tenaga kerja yang akan bertolak ke Jepang.

“Perhari ini ada 5 siswa yang akan berangkat ke Jepang,” tutur Alip. Minggu (25/5/2025).

(Putra)

Berita Terkait

Bantah Mandek Usut Kasus, Kapolsek Karangrayung: Pelaku Penganiayaan Masih Diburu
Live TikTok Buat Sajam, 4 Remaja di Kudus Diamankan Polisi
Kisah Suseno Penasihat LBH Ratu Adil: Rawat dan Beri Makan Kucing Jalanan di Semarang
Bakti Sosial Kesehatan Waisak 2026, Polda Jateng Tingkatkan Deteksi Dini TB Paru bagi Masyarakat Jateng
Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa
Pengacara di Semarang Diduga Aniaya Anggota Polisi: Resmi Dilaporkan Ke Polrestabes
Wujud Kepedulian Sosial Hari Waisak, Polda Jateng Berikan Layanan Pengobatan Gratis di Kawasan Borobudur
DPRD Blora Apresiasi Legalitas Sumur Minyak Rakyat, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa dan Serapan Kerja

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:11 WIB

Bantah Mandek Usut Kasus, Kapolsek Karangrayung: Pelaku Penganiayaan Masih Diburu

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:34 WIB

Live TikTok Buat Sajam, 4 Remaja di Kudus Diamankan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:31 WIB

Kisah Suseno Penasihat LBH Ratu Adil: Rawat dan Beri Makan Kucing Jalanan di Semarang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:29 WIB

Bakti Sosial Kesehatan Waisak 2026, Polda Jateng Tingkatkan Deteksi Dini TB Paru bagi Masyarakat Jateng

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:24 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa

Berita Terbaru

Kudus

Live TikTok Buat Sajam, 4 Remaja di Kudus Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:34 WIB