GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Polemik terkait kendala pembukaan rekening organisasi yang dialami DPC Grib Jaya Grobogan di BRI Unit Boloh akhirnya menemukan titik terang. Setelah dilakukan pertemuan klarifikasi pada Rabu (6/5/2026), pihak bank mengakui adanya kesalahpahaman dan segera memproses pengajuan tersebut hingga selesai.
Kepala BRI Unit Boloh, Ico Dimas, membenarkan adanya hambatan yang terjadi sebelumnya. Menurutnya, kendala tersebut disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu miskomunikasi antara petugas dan nasabah terkait kelengkapan dokumen, serta petugas yang menangani sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat), sehingga pelayanan menjadi kurang maksimal.
“Kami menyadari ada celah komunikasi dalam pelayanan kami. Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada Pengurus Ormas Grib Jaya atas ketidaknyamanan ini,” ujar Ico Dimas.
Ia menjelaskan, laporan resmi mengenai kendala tersebut baru masuk ke manajemen pada hari Selasa kemarin. Segera setelah diketahui, pihaknya langsung melakukan pendekatan dan memproses ulang berkas secara prioritas.
“Hingga hari ini, proses administrasi telah selesai dan rekening atas nama Ormas Grib Jaya DPC Grobogan resmi aktif dan bisa digunakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Grib Jaya Grobogan, Sulistiono, menyatakan kekecewaannya telah terjawab dengan respons cepat pihak bank. Menurutnya, masalah ini murni karena kesalahpahaman teknis semata.
“Alhamdulillah, hari ini semua sudah beres. Ternyata kemarin itu hanya sedikit miskomunikasi dari sisi pelayanan dan ketersediaan petugas. Kami menghargai itikad baik Ico Dimas dan tim yang mau duduk bersama menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin,” ujar Sulistiono.
Ke depannya, Sulistiono berharap komunikasi antara ormas dan perbankan dapat berjalan lebih transparan agar pengelolaan keuangan organisasi tidak terhambat.
Menanggapi hal ini, BRI Unit Boloh berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh. Mereka akan memastikan adanya petugas backup yang kompeten apabila staf utama sedang bertugas di luar atau mengikuti diklat, demi pelayanan yang lebih optimal ke depannya.
(Tatang S)
Sumber: JMI







