Sempat Ribut dengan Anggota TNI, GPK Magelang Minta Maaf

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator GPK Pujiyanto, saat menyampaikan permohonan maaf usai sebelumnya nyaris bentrok dengan anggota TNI.

Koordinator GPK Pujiyanto, saat menyampaikan permohonan maaf usai sebelumnya nyaris bentrok dengan anggota TNI.

MAGELANG || Portaljatengnews.com – Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Aliansi Tepi Barat, yang sempat berselisih hingga nyaris bentrok dengan anggota TNI di Salaman Kabupaten Magelang, mendatangi Markas kodim 0705/Magelang, Jawa Tengah.

Kedatangan Ormas GPK, bermaksud menyampaikan permohonan maaf atas keributan yang terjadi pada 28 Mei 2025.

“Kami Ormas GPK Aliansi Tepi Barat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan Masyarakat atas kejadian pada hari Rabu tanggal 28 Mei 2025 yang mengakibatkan kondusifitas wilayah Magelang menjadi terganggu,” ucap Pujiyanto (48) koordinator GPK Aliansi Tepi Barat, saat membacakan surat permohonan maaf. Senin (2/6/2025).

Baca Juga :  PJ Bupati Pati Pastikan Kesiapan TPS Khusus di Lapas Pati untuk Pilkada 2024

Selain itu dalam surat permohonan maaf disebutkan, bahwa Ormas GPK Aliansi Tepi Barat, dalam setiap kegiatan, kedepan bersedia mentaati peraturan lalu lintas.

Sebelumnya, beredar video menunjukan salah satu anggota GPK marah-marah hingga menendang mobil dinas TNI. Selain itu video lainnya menunjukan anggota GPK menggeber-geber motor saat bersamaan dengan armada pengangkutan anggota TNI.

Baca Juga :  Ketua GNPK-RI Kota Semarang Meradang, Akan Gugat Pejabat Gunungpati ke KIP Jateng Jika Halangi Tugas

Kejadian tersebut kemudian menyulut anggota TNI turun dari armada hingga menyekat rombongan GPK yang melintas.

Kemudian koordinator GPK Pujiyanto melakukan audiensi di Makodim Magelang dihadiri Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Ketua DPRD Sakir, Kapolresta Magelang Herbin Garbawiyata, Kapolres Magelang Kota Anita Indah, dan Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Jarot Susanto.

Diketahui, aksi yang sempat memicu keributan itu, Ormas GPK hendak menyampaikan aspirasi di Kemenag Magelang.

(Vio Sari)

Editor : Heri

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial Hari Waisak, Polda Jateng Berikan Layanan Pengobatan Gratis di Kawasan Borobudur
DPRD Blora Apresiasi Legalitas Sumur Minyak Rakyat, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa dan Serapan Kerja
Polda Jawa Tengah Supervisi Layanan Polisi 110 di Demak, Tekankan Respons Cepat Aduan Masyarakat
Ditemukan Jasad di Aliran Sungai Kering, Polsek Jiken Blora Lakukan Evakuasi
Polda Jateng Bongkar Jaringan Penipuan Online Internasional Modus Pig Butchering, 38 Pelaku Diamankan
Musibah di Museum Ranggawarsita: Patung Hias Roboh Tewaskan Anak, Ini Penjelasan Disbudparekraf Jateng
Tim Gegana Brimob Pati Periksa Paket Mencurigakan di Kudus, Ternyata Berisi Sayuran
Dua Rapat Paripurna DPRD Demak: Sinergi Pandangan Sempurnakan Regulasi Strategis Daerah

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:50 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Hari Waisak, Polda Jateng Berikan Layanan Pengobatan Gratis di Kawasan Borobudur

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:43 WIB

DPRD Blora Apresiasi Legalitas Sumur Minyak Rakyat, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa dan Serapan Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:48 WIB

Polda Jawa Tengah Supervisi Layanan Polisi 110 di Demak, Tekankan Respons Cepat Aduan Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45 WIB

Ditemukan Jasad di Aliran Sungai Kering, Polsek Jiken Blora Lakukan Evakuasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:34 WIB

Polda Jateng Bongkar Jaringan Penipuan Online Internasional Modus Pig Butchering, 38 Pelaku Diamankan

Berita Terbaru