Kepala BP Taskin Resmi Canangkan Gerakan Kolaboratif, Sasar Lingkungan Pesantren

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, saat meresmikan gerakan kolaboratif fokus lingkungan pesantren.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, saat meresmikan gerakan kolaboratif fokus lingkungan pesantren.


SOLO || Portaljatengnews.com – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko resmi mencanangkan gerakan kolaboratif untuk mempercepat upaya pengentasan kemiskinan berbasis kemandirian dan kedaulatan pangan. Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, gerakan yang kali ini menyasar di lingkungan pesantren merangkul berbagai elemen masyarakat mulai dari lembaga ormas dan perusahaan yang dirancang untuk menggerakkan sistem ekonomi kerakyatan.

Kegiatan yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah itu, dihadiri sejumlah mitra strategis antara lain, BATAS (Barisan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan), yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Suntoro Hasan dan Ketua Deputi 1 Bidang Pangan, Herra Tjitro. Tim ahli bidang pangan, yang terdiri dari Dewi Anggraeni Etan dan Gus Zainal (dikenal sebagai “santri ndeso”), yang fokus membangun kemandirian dan kedaulatan pangan di kalangan pesantren.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama, Polres Jepara Beri Santunan Kepada Anak Yatim dan Dhuafa

Selain itu hadir dari Asprindo (Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia), yang dikomandoi oleh Ketua Asprindo Jawa Tengah, Agus Tony Winarno, beserta timnya.
PT Setara, yang diwakili oleh Direktur Operasional, Praduta Amar.

Baca Juga :  Polres Demak Musnahkan 3.832 Botol Miras Hasil Operasi Pekat Candi 2026

Kolaborasi lintas sektor ini diarahkan untuk mengintegrasikan program-program penguatan ekonomi rakyat melalui pemberdayaan kelompok rentan dan pelibatan pesantren sebagai pusat pengembangan pangan lokal.

Menurut Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, gerakan ini bukan hanya simbol kerja sama, namun juga bentuk nyata dari komitmen bersama untuk menanggulangi kemiskinan secara sistematis dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Peserta Didik SPPK Sespim Lemdiklat Polri Laksanakan Management Course Level III di Tiga Polda

“Kami ingin membangun jembatan antara kekuatan masyarakat, pesantren, dan pelaku usaha agar bisa saling menopang dalam membangun kemandirian ekonomi yang berkeadilan,” ujar Budiman.

Ke depan, gerakan ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan sosial berbasis komunitas yang bisa direplikasi diberbagai daerah di Indonesia. (Vio Sari)

Editor : Heri

Berita Terkait

Dugaan Kelalaian Pangan, Kasus Keracunan MBG di SMA 2 Kudus Dilaporkan ke Polisi
Bongkar Pengeboran Ilegal di Blora-Rembang, Polda Jateng Amankan Tiga Tersangka
Hujan Deras Picu Longsor di Desa Kemiri Jepon, Empat Rumah Rusak
Patroli Bersama Perkuat Pengamanan, Kawasan Hutan RPH Kalimaro Terpantau Kondusif
Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Petani di Bogorejo Meninggal Terkena Mata Pisau Gerinda
Rakor Ketahanan Pangan di Demak, Polres Soroti Optimalisasi Lahan hingga Serapan Bulog
Tangguh di Ring ! Anggota Polres Jepara Menang Duel di Perebutan Sabuk Kakorlantas
Waka Adm KPH Randublatung Pimpin Patroli Gabungan, Tekankan Sinergi Pengamanan Hutan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WIB

Dugaan Kelalaian Pangan, Kasus Keracunan MBG di SMA 2 Kudus Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 19:21 WIB

Bongkar Pengeboran Ilegal di Blora-Rembang, Polda Jateng Amankan Tiga Tersangka

Selasa, 14 April 2026 - 19:14 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Desa Kemiri Jepon, Empat Rumah Rusak

Selasa, 14 April 2026 - 17:22 WIB

Patroli Bersama Perkuat Pengamanan, Kawasan Hutan RPH Kalimaro Terpantau Kondusif

Selasa, 14 April 2026 - 16:26 WIB

Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Petani di Bogorejo Meninggal Terkena Mata Pisau Gerinda

Berita Terbaru