Tragedi Galian C di Kudus: Dua Bocah Meregang Nyawa dalam Kubangan Maut!

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gbr: Kubangan galian c, lokasi tenggelamnya 2 anak bawah umur.

Gbr: Kubangan galian c, lokasi tenggelamnya 2 anak bawah umur.



KUDUS || Portaljatengnews.com – Dua bocah malang ditemukan tewas tenggelam di sebuah kubangan bekas galian C di Dukuh Pedak, Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, pada Sabtu siang (22/12/2025). Insiden pilu ini menambah daftar panjang korban akibat aktivitas penambangan yang tak terkendali.

Kejadian nahas ini bermula ketika tiga sekawan yakni Ahmad Syukron Ma’mun dan Abraham Dhiyauddin, keduanya berusia 8 tahun, serta Rizqi Maulana yang juga berumur 8 tahun memutuskan untuk bermain di area tambang. Tanpa disadari, kubangan yang terisi air hujan itu menjadi jebakan maut bagi Syukron dan Abraham.

Baca Juga :  Satlantas Polres Kudus Giat Bakti Sosial, Bersihkan Lumpur di SMK NU Ma'arif 3 Kudus

Menurut keterangan saksi mata, Syukron dan Abraham nekat menceburkan diri ke dalam kubangan sedalam 2,5 meter itu. Malang tak dapat ditolak, keduanya ternyata tak bisa berenang. Rizqi yang panik melihat kedua temannya tenggelam, segera berlari pulang untuk meminta pertolongan.

Halimatus Sa’diyah, ibu dari Syukron, bergegas menuju lokasi kejadian setelah mendengar kabar tragis tersebut. Setibanya di sana, ia histeris dan berteriak meminta bantuan para pekerja tambang. Dengan sigap, para pekerja tambang berusaha menyelamatkan kedua korban dari dalam air.

Baca Juga :  Libur Panjang Waisak, Polres Kudus Gelar Patroli Skala Besar

“Anak saya memang biasa main siang-siang, tapi saya tidak tahu kalau mainnya ke situ,” ujar Halimatus Sa’diyah dengan mata berkaca-kaca.

“Dia itu kembar, yang satu Syukron, yang satu Rizqi. Tiba-tiba Rizqi pulang bilang Syukron dan Abah tenggelam,” imbuhnya.

Rizqi, saudara kembar Syukron yang selamat dari maut, menuturkan bahwa mereka bertiga awalnya berniat untuk berenang di kubangan tersebut.

“Syukron sama Abah langsung nyebur duluan, terus langsung tenggelam. Aku takut, terus pulang kasih tahu Ibu,” katanya dengan nada polos.

Baca Juga :  Kemelut Internal Golkar Kudus Mencuat, Musda Tertunda, Dukungan Arus Bawah Terabaikan?

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dilarikan ke RSI Sunan Kudus. Namun sayang, nyawa keduanya tak dapat diselamatkan. Jenazah Syukron dan Abraham kemudian dibawa kembali ke rumah duka di Dukuh Pedak untuk disemayamkan.

Pemakaman kedua korban rencananya akan dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Laporan: Faizun

Editor : Heri

Berita Terkait

Dugaan Kelalaian Pangan, Kasus Keracunan MBG di SMA 2 Kudus Dilaporkan ke Polisi
Sinergi Awasi Program Strategis, AMPM Kudus Audiensi dengan Polres Bahas MBG
AMPM Kudus Minta Klarifikasi ke Polres Kudus Terkait Keracunan Massal Siswa dari Program MBG
Squad Macan Tutul Korwil Gebog Gelar Halal Bihalal: Ada Hiburan Dangdut dan Doorprize
Parade Sewu Kupat Muria: Warisan Budaya yang Mempersatukan Masyarakat Lereng Muria
AMPM Deklarasi di Depan Menara Kudus, Kawal Program Makan Bergizi Gratis
Partai Gema Bangsa Kudus Bagikan 1.000 Paket Takjil
Tanah dari Dump truck Galian C Tercecer di Jalan Tanjungrejo Kudus, Warga Khawatir Risiko Kecelakaan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WIB

Dugaan Kelalaian Pangan, Kasus Keracunan MBG di SMA 2 Kudus Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:37 WIB

Sinergi Awasi Program Strategis, AMPM Kudus Audiensi dengan Polres Bahas MBG

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:37 WIB

AMPM Kudus Minta Klarifikasi ke Polres Kudus Terkait Keracunan Massal Siswa dari Program MBG

Senin, 30 Maret 2026 - 08:08 WIB

Squad Macan Tutul Korwil Gebog Gelar Halal Bihalal: Ada Hiburan Dangdut dan Doorprize

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:20 WIB

Parade Sewu Kupat Muria: Warisan Budaya yang Mempersatukan Masyarakat Lereng Muria

Berita Terbaru