JAKARTA || Portaljatengnews.com – Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru yang siap berkontestasi di panggung politik nasional. Deklarasi tersebut diselenggarakan di Plenary Hall Gedung Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (17/1/2026) dan selesai pukul 16.30 WIB.
Peristiwa ini menjadi penanda lahirnya kekuatan politik alternatif yang mengklaim berdiri di atas kegelisahan rakyat terhadap praktik politik lama. Acara dihadiri oleh segenap jajaran pengurus DPP, 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW), serta 514 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kabupaten/Kota se-Indonesia. Selain itu, hadir pula lebih dari empat ribu massa simpatisan dari berbagai daerah.
Turut menghadiri acara deklarasi tokoh-tokoh dari partai politik lama, antara lain Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, serta utusan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Bulan Bintang.
Kehadiran mereka merupakan upaya Partai Gema Bangsa untuk membangun jaringan dan legitimasi politik di tengah persaingan yang ketat, sekaligus menunjukkan bahwa partai tersebut tidak hanya mengandalkan basis massa namun juga membangun kredibilitas di kalangan elit politik.
Partai Gema Bangsa mengusung visi kemandirian bangsa di bidang ekonomi, politik, dan sosial budaya, sekaligus menyerukan kebangkitan kedaulatan daerah dan desa. Partai ini juga menegaskan kesiapannya untuk berkontestasi pada pemilu 2029 mendatang dan menjadi saluran politik bagi kaum marjinal serta masyarakat akar rumput.
“Partai Gema Bangsa tidak dibangun dari ruang-ruang kekuasaan, melainkan dari keresahan sosial yang selama ini tidak tersalurkan dan suara kaum marjinal yang tidak terakomodir,” ujar Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq dalam pidato sambutannya.
Ia menambahkan, bahwa Partai Gema Bangsa lahir dari kegelisahan rakyat terhadap praktik politik elitis yang jauh dari kebutuhan rakyat.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Kudus KRT Susanto saat ditemui awak media menyampaikan semangat untuk mengembangkan partai di daerahnya.
“Dengan dilaksanakannya deklarasi ini menambah semangat kami untuk berjuang membesarkan Partai Gema Bangsa, khususnya di Kabupaten Kudus, dan kami bertekad menduduki satu fraksi di DPRD Kudus,” ucapnya.
Susanto juga menegaskan bahwa lokasi deklarasi di JICC menunjukkan bahwa Partai Gema Bangsa bukan partai pinggiran.
“Partai ini merupakan partai nasional yang siap tampil di panggung politik skala besar dan mampu bersaing setara dengan partai-partai besar yang selama ini dominan,” jelasnya.
Laporan: Faizun
Editor: Heri







