Bakteri E-Coli Jadi Penyebab Keracunan Makanan MBG di Gubug Grobogan

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo, yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas MBG Kabupaten Grobogan.

Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo, yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas MBG Kabupaten Grobogan.


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Peristiwa keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Gubug, Grobogan, yang baru saja terjadi, diketahui disebabkan oleh kontaminasi bakteri Escherichia coli (E-Coli). Hal ini disampaikan Ketua Satuan Tugas MBG Kabupaten Grobogan, Sugeng Prasetyo, kepada awak media di kantornya pada Selasa (20/1/2026).

Hasil pemeriksaan laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan menunjukkan adanya bakteri tersebut pada sampel air minum serta beberapa menu makanan yang disajikan dari dapur Satuan Pemasaran Pangan dan Gizi (SPPG) Kuwaron Gubug. Menu yang terkonfirmasi positif E-Coli antara lain air minum, nasi kuning, telur dadar, lalapan selada, lalapan timun, dan tempe keripik.

Baca Juga :  Hitung Cepat Pilkada Grobogan, Hadi-Sugeng 54 Persen, Bambang-Catur 46 Persen

Sebanyak 804 penerima manfaat melaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, diare, pusing, dan lemas. Dari jumlah tersebut, 116 orang harus menjalani perawatan di puskesmas dan rumah sakit.

Tim kesehatan lingkungan dan surveilans Dinas Kesehatan Grobogan telah melakukan penyelidikan epidemiologi, investigasi kesehatan lingkungan, serta pengambilan sampel untuk mendukung penanganan kasus.

Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Satgas MBG telah memberikan penanganan medis kepada seluruh korban. Selain itu, pembinaan dan pengawasan terhadap higiene dan sanitasi di SPPG Kuwaron diperketat secara serius.

Baca Juga :  Yayasan Tunas Rimba Perhutani Bersama KPH Semarang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Sukorejo Grobogan

“Kami memastikan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) di setiap SPPG, termasuk kewajiban menggunakan siklus menu selama 7 hingga 10 hari,” tegas Sugeng.

Pemerintah daerah juga akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan Badan Gizi Nasional (BGN) serta seluruh SPPG di Kabupaten Grobogan untuk mencegah kejadian serupa. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap kebersihan makanan dan minuman, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keseharian. (Putra/*)

Editor : Heri

Berita Terkait

Atap Rumah Roboh Menghantam Punggungnya Demi Melindungi Anak, Nasib Nurul Warga Desa Putatnganten Grobogan: Pernah Terdata Bantuan RTLH Namun Beralih ke Orang Lain
Perhutani Tandatangani MoU Penanggulangan Bencana dengan BPBD Grobogan
Tragedi Sendang Theleng: Remaja Pelajar Tenggelam, Kapolsek Karangrayung Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Pernah Jadi Tersangka, Heri Sweke Kembali Berulah, Kali Ini Diduga Hina Wapres dan PSI
Dari Aspirasi Warga, Setu Wiyono Maju Pilkades, Bawa Harapan Baru untuk Desa Termas  
Teriakan “Salam Restorasi” Saat Pendaftaran Balon Kades Kapung, Netralitas Kadus di Grobogan Dipertanyakan
Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos
Ratusan Warga Kawal H. Moh. Asrori Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kades Putatnganten

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Atap Rumah Roboh Menghantam Punggungnya Demi Melindungi Anak, Nasib Nurul Warga Desa Putatnganten Grobogan: Pernah Terdata Bantuan RTLH Namun Beralih ke Orang Lain

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Perhutani Tandatangani MoU Penanggulangan Bencana dengan BPBD Grobogan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Tragedi Sendang Theleng: Remaja Pelajar Tenggelam, Kapolsek Karangrayung Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Pernah Jadi Tersangka, Heri Sweke Kembali Berulah, Kali Ini Diduga Hina Wapres dan PSI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Dari Aspirasi Warga, Setu Wiyono Maju Pilkades, Bawa Harapan Baru untuk Desa Termas  

Berita Terbaru