Kios di Johar Diduga Dialihkan Tanpa Dasar Jelas, Pedagang N Perjuangkan Haknya ke Inspektorat

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana Shopping Center Johar (SCJ) Kota Semarang.

Foto: Suasana Shopping Center Johar (SCJ) Kota Semarang.


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Kasus dugaan penyimpangan penempatan kios pedagang di kawasan Shopping Center Johar Kota Semarang mencuat setelah kios milik pedagang sah berinisial N ditempati oleh pihak lain tanpa koordinasi dan dasar hukum yang jelas. Perkara ini membuat N mengajukan klarifikasi terkait peran Much Rois Bahrodi, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib). Rabu (4/2/2026).

Dalam keterangan kepada media, N mengungkapkan kekecewaannya karena tindakan tersebut dinilai mengabaikan haknya sebagai pemilik kios sah. Ia juga khawatir hal ini berpotensi memicu konflik di lapangan.

“Saya hanya diam dan melihat bagaimana cara toko saya dikembalikan. Tidak ada adu jotos seperti yang diinginkan. Saya tidak terpancing,” ucap N.

Menurut N, kios tersebut diberikan kepadanya dan rekan bernama M melalui mekanisme paguyuban Cagar Budaya Johar, lengkap dengan bukti dan saksi. Namun, ia menyebut tidak pernah ada koordinasi dengan Ketua Paguyuban Burhanuddin sebelum kios tersebut diberikan kepada pihak lain.

Baca Juga :  Jaga Kelestarian Hutan dan Cegah Longsor, Perhutani KPH Semarang Lakukan Penanaman Bersama

Merasa dirugikan, Paguyuban Cagar Budaya Johar bersama korban dan saksi akhirnya melaporkan persoalan ini ke Inspektorat Kota Semarang. Kepala Inspektorat saat itu, Sumardi, menyatakan bahwa berdasarkan bukti dan keterangan saksi yang ada, kios tersebut memang harus dikembalikan kepada pemilik aslinya.

“Bukti dan saksi jelas. Kios tersebut milik N dan M, dan harus dikembalikan kepada pemilik sah,” jelas Sumardi.

Sebelum melapor ke Inspektorat, N mengaku telah berupaya menyelesaikan masalah secara damai dengan mendatangi dinas terkait dan meminta penjelasan langsung kepada Much Rois Bahrodi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena yang bersangkutan disebut enggan menemui dan memberikan klarifikasi.

Baca Juga :  Trans Semarang Kejar Ketepatan Waktu, Organda: Kondisi Jalan Berbeda dengan Trans Jakarta

N juga membantah keras tudingan bahwa dirinya sengaja mencari masalah dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang. “Itu tidak benar. Saya tidak pernah menyulut masalah dan tidak ingin bermasalah dengan kedinasan. Ini persoalan personal dengan oknum, bukan dengan institusi,” jelasnya.

Ia bahkan telah mengirimkan pertanyaan dan penjelasan terkait persoalan kios tersebut kepada Edi Subeno, Kepala Bidang Perdagangan, agar pihak dinas mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

“Masalah toko saya ini entah dijual, diberikan, atau dialihkan ke siapa pun, tetap harus dikembalikan. Tidak ada tawar menawar. Walaupun yang bersangkutan sudah pensiun, saya akan tetap memperjuangkan hak saya,” tegas N.

Sampai berita ini dirilis, Much Rois Bahrodi belum memberikan klarifikasi apapun terkait dugaan penyimpangan penempatan kios tersebut. (Red/**)

Editor : Heri

Berita Terkait

PAW DPRD Semarang: Arif Wicaksono Lanjutkan Amanat Dapil 5 Tanpa Perubahan AKD
Konfirmasi SP3 Diduga Bermasalah, Nomor Ponsel Vio Sari Diduga Diblokir Penyidik Polda Jateng
Uang Sudah Ditransfer Hampir Rp 40 Juta, Kendaraan Tak Tiba, Korban Lapor ke Polrestabes Semarang
Serah Terima Pataka Maneka Tunggal Dharma Jadi Simbol Pergantian Kapolda Jateng dari Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan
Dua Bocah Tewas di Proyek Miliaran, Pengamanan Bendungan BKB Semarang Dipertanyakan
Lindu Aji Dibawah Kepemimpinan Erik Agus Susanto Dinilai Bakal Makin Berkembang
Hutang Rp250 Juta, Rumah Rp1,5 Miliar Terancam Disita, John L Situmorang: Ini Perampokan Berkedok Hukum
Polrestabes Semarang Tetapkan AW Sebagai Tersangka Kasus Penggelapan Sertifikat Rumah, BPR Arto Moro Disorot

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

PAW DPRD Semarang: Arif Wicaksono Lanjutkan Amanat Dapil 5 Tanpa Perubahan AKD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Konfirmasi SP3 Diduga Bermasalah, Nomor Ponsel Vio Sari Diduga Diblokir Penyidik Polda Jateng

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Uang Sudah Ditransfer Hampir Rp 40 Juta, Kendaraan Tak Tiba, Korban Lapor ke Polrestabes Semarang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Serah Terima Pataka Maneka Tunggal Dharma Jadi Simbol Pergantian Kapolda Jateng dari Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Dua Bocah Tewas di Proyek Miliaran, Pengamanan Bendungan BKB Semarang Dipertanyakan

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani Telawa dan Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:29 WIB