Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Kena OTT KPK 

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.


CILACAP || Portaljatengnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Informasi penangkapan ini dikonfirmasi secara resmi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

“Benar (ditangkap),” ujar Fitroh dalam pesan tertulis yang diterima pada Jumat (13/3/2026). Hingga saat ini, Fitroh belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait detail operasi tersebut, termasuk jumlah orang yang terjaring maupun barang bukti yang berhasil disita.

Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum bagi pihak-pihak yang terlibat dalam OTT ini.

Baca Juga :  Polda Jateng Ajak Rayakan Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api

Syamsul Auliya Rachman, yang lahir pada 30 November 1985, baru saja dilantik menjadi Bupati Cilacap periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025. Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri angkatan 2004-2008 ini juga menjabat sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021-2026.

Karier Syamsul dimulai sebagai ajudan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, pada periode 2009-2012. Setelah itu, ia menempati berbagai jabatan, mulai dari Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja hingga Kasubag Otonomi Daerah. Karier politiknya mulai menanjak ketika ia didapuk sebagai Calon Wakil Bupati mendampingi Tatto Suwarto Pamuji pada Pilkada 2017.

Baca Juga :  Giat Jumat Berkah, Brimob Polda Kalteng Bagikan 500 Paket Makanan

Pada Pilkada 2024, Syamsul maju sebagai Calon Bupati Cilacap dengan berpasangan dengan kader Golkar, Ammy Amalia Fatma Surya, sebagai Calon Wakil Bupati. Pasangan ini berhasil memenangkan pemilihan dengan meraih 414.533 suara atau 43,81% dari total suara, dan memimpin Cilacap untuk masa jabatan 2025–2030. Namun, baru setahun menjabat, Syamsul Auliya Rachman kini terjaring dalam operasi KPK. (Putra/*)

Berita Terkait

Diduga Depresi Sakit dan Masalah Ekonomi, Pria Lansia di Blora Nekat Gantung Diri
Iptu Akhmad Nurkholis Resmi Pimpin Polsek Mijen, Dua Personel Terima Kenaikan Pangkat
Arogansi di Depan Polda Sulut: Pejabat Terjerat Kasus Korupsi Diduga Intimidasi Wartawan
Perhutani Blora Raya dan Kejari Blora Teken MoU Bidang Perdata dan TUN
Rovi Tri Kuncoro Resmi Jabat Administratur KPH Randublatung, Gantikan Herry Merkussiyanto Putro
Menang di PTUN, Tiga Mantan Direksi PDAM Tirta Moedal Siap Gugat Wali Kota ke Perdata
Rotasi dan Promosi Jabatan di Polres Grobogan: IPTU Andry Fajar Pimpin Polsek Ngaringan
Krisis Air Bersih Pascabanjir, Polres Demak Hadirkan Sumur Bor di Guntur

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:32 WIB

Diduga Depresi Sakit dan Masalah Ekonomi, Pria Lansia di Blora Nekat Gantung Diri

Rabu, 29 April 2026 - 21:20 WIB

Iptu Akhmad Nurkholis Resmi Pimpin Polsek Mijen, Dua Personel Terima Kenaikan Pangkat

Rabu, 29 April 2026 - 18:23 WIB

Arogansi di Depan Polda Sulut: Pejabat Terjerat Kasus Korupsi Diduga Intimidasi Wartawan

Rabu, 29 April 2026 - 12:52 WIB

Perhutani Blora Raya dan Kejari Blora Teken MoU Bidang Perdata dan TUN

Rabu, 29 April 2026 - 05:49 WIB

Menang di PTUN, Tiga Mantan Direksi PDAM Tirta Moedal Siap Gugat Wali Kota ke Perdata

Berita Terbaru

Boyolali

Keluhan Anggota KUD Musuk, Tolak Kades Aktif Jadi Ketua

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB