AMPM Kudus Minta Klarifikasi ke Polres Kudus Terkait Keracunan Massal Siswa dari Program MBG

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KUDUS || Portaljatengnews.com – Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMPM) mendatangi Polres Kudus pada Selasa (31/3/2026) untuk meminta klarifikasi terkait kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMA di Kudus.

Peristiwa yang terjadi pada akhir Januari 2026 diduga muncul setelah para siswa mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Purwosari, Kudus. Sebanyak minimal 200 siswa mengalami gejala keracunan.

Koordinator AMPM Mujahidin S.H menyampaikan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya para pelajar korban.

Baca Juga :  Apresiasi Kinerja Personel, Polres Kudus Berikan Penghargaan kepada 70 Anggota dan Mitra Polri

“Kami meminta kejelasan terkait jumlah korban, penanganan medis, serta langkah hukum yang telah dilakukan oleh pihak berwenang,” ujarnya.

Masyarakat hingga kini masih mempertanyakan transparansi penanganan kasus tersebut. Dalam surat resmi yang diajukan, AMPM menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik, mengingat kasus ini menyangkut keselamatan siswa dan diduga berkaitan dengan kelalaian pengelolaan makanan.

Selain itu, AMPM juga meminta kejelasan apakah pihak sekolah telah melaporkan kejadian kepada instansi terkait serta apakah ada dokumen berita acara internal yang dapat menjadi dasar penelusuran lebih lanjut.

Baca Juga :  Pameran Seni Rupa dan Rus Stuff SMK Raden Umar Said Kudus: Ajang Kreativitas Guru dan Siswa

AMPM menegaskan, keracunan massal bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) khususnya hak atas kesehatan dan keamanan pangan.

Hingga berita ini dibuat, Polres Kudus belum memberikan keterangan resmi. Namun, pihaknya telah merespons positif dengan mengagendakan audensi yang rencananya akan dilaksanakan minggu depan.

Masyarakat berharap proses penanganan dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta unsur kelalaian atau pelanggaran hukum yang ditemukan dapat diproses sesuai ketentuan. (Fzn)

Editor : Heri

Berita Terkait

Respons Cepat Aduan 110, Polsek Jati Amankan Enam Remaja yang Diduga Hendak Balap Liar
Apresiasi Kinerja Personel, Polres Kudus Berikan Penghargaan kepada 70 Anggota dan Mitra Polri
Polisi Telusuri Konten Remaja Bawa Sajam
Polisi Sita 40 Botol Miras dari Dua Penjual di Dawe Kudus
Polres Kudus Salurkan 33 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Glagahwaru
Usai Tarik Rp 208 Juta di Bank, Uang dan Laptop Warga Kudus Raib dari Mobil
Polres Kudus Latih 399 Siswa SMKN 1 Kudus Pahami AI dan Waspadai Kejahatan Siber
HUT Kejaksaan ke-81, Kapolres Kudus Tekankan Pentingnya Sinergitas Antarlembaga

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:04 WIB

Respons Cepat Aduan 110, Polsek Jati Amankan Enam Remaja yang Diduga Hendak Balap Liar

Senin, 28 September 2026 - 17:01 WIB

Apresiasi Kinerja Personel, Polres Kudus Berikan Penghargaan kepada 70 Anggota dan Mitra Polri

Sabtu, 19 September 2026 - 16:36 WIB

Polisi Telusuri Konten Remaja Bawa Sajam

Sabtu, 12 September 2026 - 10:22 WIB

Polisi Sita 40 Botol Miras dari Dua Penjual di Dawe Kudus

Sabtu, 12 September 2026 - 10:18 WIB

Polres Kudus Salurkan 33 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Glagahwaru

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani Telawa dan Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:29 WIB